Lintaskabar.id, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat pengamanan dan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi bersama Kementerian ATR/BPN dan KPK di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (29/4).
Melalui forum ini, pemerintah daerah mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Pemkab Gowa Tuntaskan Status Lahan
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa pemerintah kini memiliki arah jelas dalam mengelola aset strategis. Ia menilai penyelesaian status lahan menjadi kunci peningkatan kapasitas fiskal.
“Tentu ini menjadi kesempatan besar bagi Kabupaten Gowa, karena ada beberapa lahan yang harus segera kita selesaikan dengan potensi PAD yang sangat besar,” ujarnya.
Ia mencontohkan Malino Highlands seluas sekitar 200 hektare yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan siap dimanfaatkan jika status lahannya jelas.
“Seperti Malino Highlands yang kurang lebih 200 hektare, ini bisa kita manfaatkan untuk kepentingan daerah dan masyarakat,” lanjutnya.
Ia menegaskan pemerintah harus segera menindaklanjuti potensi tersebut agar berdampak nyata.
Kolaborasi Perkuat Kepastian Hukum
Program ini mencakup percepatan sertifikasi tanah, integrasi layanan, dan konsolidasi lahan untuk pembangunan. Langkah ini mendorong kepastian hukum, efisiensi layanan, dan peningkatan nilai ekonomi lahan.
Staf Ahli Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, menyebut Sulawesi Selatan menjadi percontohan karena komitmen daerah.
“Kami datang dengan komitmen bersama untuk menyelesaikan permasalahan pertanahan,” jelasnya.
Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN, Dedi Noor Cahyanto, menegaskan sertifikasi menjadi fondasi pengamanan aset.
“Tujuannya agar aset pemerintah tidak hilang dan dikuasai secara hukum,” terangnya.
Ia menambahkan pengamanan aset akan meningkatkan PAD sekaligus mencegah korupsi.
Sinergi Pemangku Kepentingan
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Satgas Korsupgah KPK Tri Budi Rahmanto, serta sejumlah pejabat Pemkab Gowa. (Ir)







