Lintaskabar.id, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran. Bersamaan dengan itu, Trump juga mengizinkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan mencabut blokade Angkatan Laut Amerika Serikat di jalur pelayaran strategis tersebut.
Trump Klaim Kesepakatan dengan Iran Telah Rampung
Trump menyampaikan pengumuman tersebut melalui akun Truth Social miliknya. Ia menyebut proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan akhir.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!” tulis Trump.
Pengumuman itu langsung menarik perhatian dunia karena hubungan kedua negara selama ini kerap diwarnai ketegangan.
Trump Buka Kembali Selat Hormuz
Selain mengumumkan kesepakatan damai, Trump juga mengambil langkah penting terkait Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi global.
“Saya dengan ini sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, dan pada saat yang sama mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat,” ujarnya.
Keputusan tersebut membuka kembali akses pelayaran internasional yang sebelumnya terdampak ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Trump Dorong Distribusi Minyak Kembali Normal
Trump kemudian menyerukan dimulainya kembali aktivitas pelayaran dan distribusi energi melalui Selat Hormuz.
“Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tulisnya.
Melalui pernyataan itu, Trump mengirim sinyal bahwa jalur perdagangan energi dunia dapat kembali beroperasi secara normal. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci isi kesepakatan maupun mekanisme pelaksanaannya.
Pakistan Ungkap Hasil Perundingan Intensif
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengungkapkan bahwa Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai setelah menjalani pembicaraan yang berlangsung intensif.
“Setelah pembicaraan yang intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai,” kata Sharif melalui platform X.
Sharif juga menyebut kedua negara telah menyepakati penghentian segera dan permanen seluruh operasi militer di berbagai front, termasuk di Lebanon.
Penandatanganan Dijadwalkan di Swiss
Menurut Sharif, kedua pihak akan menandatangani kesepakatan tersebut secara resmi di Swiss pada 19 Juni mendatang.
Agenda tersebut menjadi tahap penting untuk mengesahkan hasil perundingan yang telah dicapai antara Washington dan Teheran.
Dunia Soroti Langkah Donald Trump
Pengumuman Donald Trump segera menjadi sorotan internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah dan pasar energi global.
Pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan dapat memperlancar arus perdagangan minyak dunia sekaligus meredakan ketegangan yang selama ini membayangi hubungan Amerika Serikat dan Iran.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, langkah yang diumumkan Trump berpeluang menjadi salah satu terobosan diplomatik terbesar dalam hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. (**)







