Lintaskabar.id, Toraja Utara — Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah DPRD Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Toraja Utara, Senin (8/6/2026), untuk menyerap masukan terkait penyusunan regulasi kebudayaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Pansus, Dra. Firmina Tallulembang, memimpin langsung rombongan DPRD Sulsel. Pansus memilih Toraja Utara karena daerah ini masih menjaga tradisi, adat istiadat, dan warisan budaya yang menjadi identitas Sulawesi Selatan.

Tokoh Adat Sampaikan Aspirasi

Bupati Toraja Utara, jajaran pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, budayawan, dan pengelola Museum Pongtiku Rantepao menerima kunjungan tersebut.

Ketua Aman Toraya, Ketua Dewan Adat Toraja Utara, tokoh masyarakat, dan pelaku budaya turut menyampaikan masukan kepada Pansus.

Dalam diskusi itu, peserta menyoroti perlunya regulasi yang melindungi warisan budaya benda maupun tak benda. Mereka juga mendorong pendataan dan dokumentasi objek budaya secara berkelanjutan sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Selain itu, peserta meminta pemerintah memperkuat dukungan anggaran untuk pelestarian dan pengembangan budaya daerah.

Libatkan Generasi Muda

Peserta forum juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui pendidikan, pelatihan, festival budaya, dan pemanfaatan teknologi digital.

Mereka menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, akademisi, pelaku seni, dan sektor pariwisata penting untuk memperkuat pemajuan kebudayaan.

Selain itu, peserta meminta perlindungan terhadap bahasa daerah, kesenian tradisional, ritus adat, dan kearifan lokal.

Firmina Dorong Dana Abadi Kebudayaan

Perwakilan Museum Pongtiku Rantepao meminta perhatian lebih terhadap pengelolaan museum dan dukungan anggaran kebudayaan.

Menanggapi hal itu, Firmina Tallulembang menyatakan siap memperjuangkan Dana Abadi Kebudayaan dalam Ranperda yang sedang dibahas.

“Kawan-kawan DPRD Sulsel akan berjuang untuk mengusulkan mengenai Dana Abadi Kebudayaan ke dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan yang sedang dibahas,” disampaikan dalam forum tersebut.

Perkuat Pelestarian Budaya

Tokoh adat dan budayawan berharap Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah menjadi payung hukum yang kuat untuk menjaga budaya lokal sekaligus mendukung pembangunan dan pariwisata.

Melalui kunjungan ini, Pansus DPRD Sulsel menghimpun berbagai masukan untuk menyempurnakan Ranperda agar lebih implementatif dan mampu menjawab kebutuhan pelestarian budaya di Sulawesi Selatan. (Ar)