Lintaskabar.id, Makassar – Proses pemilihan Calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 resmi digelar di Unhas Hotel & Convention, Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (3/11/2025). Sebanyak 93 anggota Senat Akademik Unhas menyalurkan hak pilihnya dalam forum penting tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dari hasil perhitungan suara, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. meraih perolehan tertinggi dengan 74 suara, disusul Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.Med.Ed. dengan 18 suara, dan Prof. Dr. H. Sukardi Weda, M.Hum. yang mengantongi 1 suara.

Keenam bakal calon rektor yang mengikuti tahapan ini sebelumnya telah memaparkan visi dan misi di hadapan tiga panelis: Prof. Marzuki (Guru Besar FEB Unhas), Prof. Zudan Arif Fakrulloh (Kepala BKN RI), dan Dr. Kaharuddin Djenod (CEO PT PAL Indonesia).

Forum pemaparan tersebut menjadi ajang bagi para kandidat untuk menunjukkan arah kepemimpinan serta gagasan strategis dalam membawa Unhas menuju universitas berdaya saing global.

Diketahui, dari 93 anggota Senat Akademik Unhas, sebanyak 27 berasal dari unsur ex-officio, sementara 66 lainnya merupakan utusan fakultas di lingkungan kampus merah tersebut.

Para panelis yang hadir turut menyoroti substansi gagasan para calon. Prof. Marzuki, misalnya, menekankan pentingnya restrukturisasi kebijakan moneter dan keuangan nasional dalam pengembangan riset perguruan tinggi.

Sementara Prof. Zudan Arif Fakrulloh yang pernah menjabat Penjabat Gubernur di tiga provinsi di Sulawesi memberikan pandangan tentang kepemimpinan adaptif di dunia akademik.

Pemilihan Calon Rektor Unhas periode 2026–2030 ini menjadi salah satu tahapan krusial sebelum penentuan rektor definitif oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Hasil pemilihan tersebut sekaligus menunjukkan arah dukungan senat terhadap kandidat yang dinilai mampu membawa Unhas beradaptasi dengan tantangan global sekaligus memperkuat posisi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) unggulan di Indonesia. (Ar)