MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengukuhkan empat guru besar baru dalam Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas yang berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Selasa (10/6).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Prosesi ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas.

Empat dosen yang resmi menyandang gelar profesor berasal dari tiga fakultas berbeda:

Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes. (Keperawatan Anak)

Prof. Dr. Ir. Syamsu Rizal, S.Hut., M.Si., IPU. (Perencanaan Hutan)

Prof. Dr. Andi Detti Yunianti, S.Hut., N.P. (Rekayasa Pemanfaatan Hasil Hutan)

Prof. Dr. Ir. Slamet Santosa, M.Si. (Ekologi Tumbuhan)

Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Farida Patittingi, SH. M.Hum., menyampaikan bahwa Unhas kini tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi dengan jumlah guru besar terbanyak di Indonesia.

Dari total 1.616 dosen tetap, sebanyak 468 orang (28,96%) telah meraih jabatan akademik tertinggi tersebut.

“Sejak 2022, kami mencetak 195 guru besar. Ini hasil dari perbaikan tata kelola SDM dan pendekatan proaktif kami dalam mendorong percepatan kenaikan jabatan akademik,” jelas Prof. Farida.

Menurutnya, tim SDM Unhas aktif memantau beban kerja dosen dan membantu proses administrasi bagi mereka yang memenuhi syarat. Untuk dosen yang menuju jenjang Lektor Kepala dan Guru Besar, telah disiapkan tim pendamping khusus.

“Banyak dosen punya potensi, hanya butuh pendampingan dalam melengkapi berkas. Inilah yang kami fasilitasi agar prosesnya lebih cepat dan tepat,” lanjutnya.

Adapun data terbaru menunjukkan:

4 dosen (0,25%) belum memiliki jabatan akademik

153 dosen (9,47%) berstatus Asisten Ahli

463 dosen (28,65%) berstatus Lektor

333 dosen (20,61%) telah menjadi Lektor Kepala

Prof. Farida menegaskan, para Lektor dan Lektor Kepala adalah aset besar dalam upaya mencetak lebih banyak guru besar di Unhas ke depan.

Penulis: Anugrah