SULSEL-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Mohammad Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad akan melakukan terobosan untuk mengembangkan partisipasi masyarakat perihal peran Komite Sekolah.
Mohammad Ramdhan Pomanto menuturkan selama ini Komite Sekolah di Makassar telah berfungsi dengan baik.
Walau begitu pasangan dengan tagline DiA berkomitmen untuk memperbaiki kondisi di tingkat provinsi agar proses pendidikan berjalan lebih optimal.
“Peran serta masyarakat sangat diperlukan. Komite Sekolah mewakili partisipasi masyarakat,” ujarnya saat menghadiri Debat publik pertama Paslon Gubernur Sulsel, di Hotel Four points, Kota Makassar, Senin malam, 28 Oktober 2024.
Mohammad Ramdhan Pomanto menyebutkan selama ini Komite Sekolah sering digunakan sebagai sarana pengumpulan uang yang hanya bisa menciptakan persoalan.
“Karena kondisi ekonomi orang tua yang bervariasi,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik untuk melatih Komite Sekolah agar fungsinya lebih optimal dalam mendorong partisipasi masyarakat.
“Peran Komite Sekolah dapat dimaksimalkan demi kemajuan pendidikan di daerah tersebut,” jelasnya.**







