Lintaskabar.id, Jakarta – Dunia musik Indonesia berduka atas wafatnya penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3). Musisi yang dikenal lewat sejumlah lagu pop populer itu meninggal dunia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Awalnya, kabar duka tersebut beredar di media sosial setelah sejumlah tokoh dan musisi menyampaikan ucapan belasungkawa. Tak berselang lama, pihak keluarga kemudian mengonfirmasi bahwa Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu sore setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit yang dideritanya.
Ungkapan duka dari sahabat
Selanjutnya, sejumlah figur publik turut menyampaikan kesedihan atas kepergian penyanyi tersebut. Salah satunya pembawa acara dan kreator konten Deddy Corbuzier.
Melalui akun Instagram pribadinya, Deddy Corbuzier mengunggah pesan emosional untuk mengenang sahabatnya itu.
“My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano,” tulisnya.
Selain itu, Deddy juga menyampaikan rasa penyesalan karena merasa tidak memiliki cukup waktu untuk mengenal Vidi lebih lama.
Perjuangan melawan kanker
Sebelumnya, Vidi Aldiano mengumumkan bahwa dirinya mengidap kanker ginjal sejak 2019. Sejak saat itu, ia menjalani berbagai proses pengobatan, termasuk operasi serta perawatan medis di luar negeri.
Meski menghadapi penyakit serius, Vidi tetap berkarya dan menjaga komunikasi dengan para penggemarnya. Namun belakangan ini, ia mulai mengurangi aktivitas di dunia hiburan agar dapat fokus menjalani pemulihan kesehatan.
Jejak karier di industri musik
Di sisi lain, Vidi Aldiano memulai karier di industri musik Indonesia sejak akhir 2000-an. Seiring perjalanan kariernya, ia meraih popularitas melalui sejumlah lagu populer seperti “Nuansa Bening”, “Status Palsu”, dan “Cinta Jangan Kau Pergi”.
Melalui karya-karyanya, Vidi memberikan warna tersendiri bagi musik pop Indonesia. Kini, kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di seluruh Tanah Air. (Zi)







