MAKASSAR  — Pemerintah Kota Makassar memastikan program revitalisasi Lapangan Karebosi, kawasan bersejarah yang menjadi simbol identitas Kota Makassar, akan segera dilaksanakan sebagai salah satu proyek strategis kota.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perencanaan teknis dan pengawasan secara menyeluruh tengah dipersiapkan, karena Karebosi bukan hanya alun-alun utama tetapi juga merupakan ikon penting bagi kota ini.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menjelaskan bahwa audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjadi dasar untuk melakukan penyesuaian desain revitalisasi.

“Audit dari BPKP sudah selesai. Salah satu hasilnya adalah adanya perubahan desain. Beberapa bagian desain akan diubah,” kata Andi Zulkifly pada Rabu (20/8).

Dengan desain baru yang tetap mempertahankan ciri khas Karebosi, revitalisasi ini akan membawa sentuhan modern, membuat kawasan ini lebih nyaman dan fungsional bagi masyarakat.

Setelah review perencanaan selesai, anggaran akan dimasukkan dalam APBD Pokok dengan sistem multiyears. “Kami berharap tender bisa dilaksanakan pada awal tahun 2026 dan pengerjaannya dapat berlangsung selama 12 bulan,” lanjutnya pada Kamis (14/8).

Pemkot Makassar menyiapkan anggaran lebih dari Rp40 miliar untuk tahap awal pada 2026. Proyek ini akan dilanjutkan dengan sistem multiyears untuk memastikan setiap tahap pembangunan berjalan dengan baik dan berkualitas.

Andi Zulkifly menambahkan bahwa anggaran tahap awal untuk 2026 diperkirakan lebih dari Rp40 miliar, dan pada tahun-tahun berikutnya akan disiapkan anggaran tambahan sesuai kebutuhan.

“Semua komponen pekerjaan sudah dihitung, termasuk komponen yang bisa digunakan kembali. Setelah review selesai, perencanaan dan tender akan segera dilakukan,” ujar Andi.

Meski ada perubahan desain, konsep utama Lapangan Karebosi tetap dipertahankan. Perubahan hanya sekitar 20–30 persen dari desain awal, termasuk mempertahankan fasilitas jogging track sebagai ikon aktivitas warga.

“Revitalisasi Karebosi diharapkan dapat menguatkan fungsi ruang publik sekaligus menata wajah kota, memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Fadli Wellang, juga memastikan bahwa pihaknya sedang melakukan review untuk anggaran pembangunan stadion lanjutan.

“Anggarannya tetap di Dispora. Tahun ini kami akan menghitung kembali kebutuhan anggaran untuk dimasukkan dalam APBD Pokok. Selanjutnya, ada MoU dengan DPRD untuk pembangunan secara multiyears,” ungkap Fadli.

Fadli juga menyampaikan bahwa beberapa fasilitas tambahan akan hadir, seperti penyediaan loker, wastafel dengan air minum, serta perubahan material lantai dari tegel menjadi rubber untuk kenyamanan pengguna.

“Lintasan lari juga akan disempurnakan untuk mengurangi manuver pejalan kaki,” tambahnya.

Mengenai proyek sky track atau lintasan melayang, Fadli menegaskan bahwa proyek tersebut tetap dilanjutkan karena sebagian besar konstruksinya sudah berdiri.

“Sebanyak 64 tiang sudah terpasang, jadi proyek ini tidak bisa dibongkar karena akan menimbulkan kerugian negara. Proyek ini akan tetap dilanjutkan,” tandas Fadli.

Penulis: Ardhi