MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan sejumlah rencana strategis yang tengah disiapkan Pemerintah Kota untuk memperkuat infrastruktur ruang publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru.
Salah satu program unggulan yang tengah dikembangkan adalah pembangunan stadion sepak bola berstandar FIFA di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.
Menurut Munafri, kehadiran stadion ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan para pecinta sepak bola di Makassar, tetapi juga dirancang sebagai pemicu pertumbuhan kawasan ekonomi baru.
“Atmosfer sepak bola di Makassar sangat luar biasa,” ungkap Munafri saat menjadi pembicara dalam ajang Placemaking Summit bertajuk Makassar Placemaking for Academic Network (MAPAN) di Kampus Unhas Gowa, Senin (8/9).
Ia menyayangkan bahwa saat ini Makassar belum memiliki stadion bertaraf internasional. Untuk menggelar pertandingan besar, tim dan penonton harus ke Parepare atau bahkan ke luar kota.
“Stadion ini nantinya tidak hanya untuk sepak bola, tapi juga akan menjadi fasilitas multifungsi yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga dan hiburan masyarakat,” lanjutnya.
Selain stadion, Pemkot Makassar juga menargetkan revitalisasi Lapangan Karebosi, salah satu ikon ruang publik kota. Munafri menyebut penataan kembali Karebosi menjadi prioritas, setelah sebelumnya terhambat oleh persoalan pembangunan di masa lalu.
“Insya Allah, dalam waktu maksimal dua tahun, Karebosi akan kita hidupkan kembali sebagai ruang publik aktif dan ramah warga,” katanya optimis.
Ia menekankan pentingnya melakukan penataan ruang kota secara hati-hati dan terukur, agar dapat memberi dampak ekonomi, sekaligus tetap menjaga estetika urban.
Di sisi lain, persoalan lingkungan juga menjadi fokus perhatian Pemkot Makassar. Munafri mengungkapkan bahwa kota ini memproduksi sekitar 1.000 hingga 1.200 ton sampah per hari, dan 56 persen di antaranya adalah sampah organik.
Namun sayangnya, sebagian besar sampah tersebut masih dibuang ke TPA tanpa pengolahan maksimal.
Untuk itu, Pemkot akan mengintegrasikan program stadion dan revitalisasi kota dengan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terpadu.
“Kita ingin membangun sistem lingkungan yang tidak hanya mengurangi beban kota, tapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga,” tutup Munafri.
Penulis: Ardhi







