Lintaskabar.id, Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan untuk mewaspadai potensi hujan disertai risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, pada Selasa (28/10/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam prakiraan cuaca yang dirilis pukul 06.30 WITA, BMKG memprediksi kondisi cerah berawan pada pagi hari di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Namun, cuaca diperkirakan mulai berubah menjelang siang hingga sore hari, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah.

“Pada siang dan sore hari berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan, serta hujan sedang di wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Bone, dan Maros. Hanya Kepulauan Selayar yang diperkirakan tetap berawan,” tulis laporan BMKG Makassar.

Memasuki malam hari, sebagian besar wilayah diprediksi berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Luwu. Sementara itu, pada dini hari, cuaca cenderung berawan namun hujan ringan dapat terjadi di wilayah Enrekang.

BMKG mencatat, suhu udara di Sulawesi Selatan hari ini berkisar antara 19 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan tinggi antara 75–100 persen, serta angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–25 km/jam.

Dalam peringatan dininya, BMKG menekankan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor di beberapa daerah rawan, yakni Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Pinrang, Sidrap, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

“Masyarakat di daerah perbukitan dan bantaran sungai diminta tetap waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat meningkatkan risiko bencana,” imbau BMKG.

BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi www.bmkg.go.id dan media sosial BMKG Wilayah IV Makassar. (Zi)