MAKASSAR – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Mohammad Ramdhan Pomanto – Azhar Arsyad (DiA) bakal memulai kampanye pada Jumat besok.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kita mulai subuh hari, mulai dari sujud sampai kembali di malam hari, tadi dipastikan juga bahwa kita akan memulai kampanye dengan sujud di hari Jumat besok,” ucap tim pemenangan, Fauzi Andi Wawo, Kamis 26 September 2024.

Bang Uci sapaan akrabnya menerangkan, Danny Pomanto dipastikan memulai kampanye di selatan, daerah pertama yang bakal menjadi lokasi Gowa.

Sementara calon Wakil Gubernur Azhar Arsyad dipastikan bakal melakukan kampanye pertamanya di tanah kelahiran Pinrang.

“Jadi salat Jumat berjamaah dulu pak Gubernur (Danny Pomanto) ke wilayah Selatan, kemudian pak Wagub Salat Jumatnya di Pinrang,” ujarnya.

Danny Pomanto direncanakan melakukan salat Jumat berjamaah di masjid Syekh Yusuf Gowa, bersama Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara, kemudian dilanjutkan dengan berziarah di makam Sultan Hasanuddin, Arum Palaka hingga makam Syekh Yusuf.

“Kita salat Jumat di mesjid agung, Insyaallah kita akan ziarah makam dulu Sultan Hasanuddin, Arum palaka kemudian syekh Yusuf, habis itu kita turun (kampanye),” paparnya.

Pihaknya bakal memaksimalkan 60 hari masa kampanye. Nantinya, Danny Pomanto akan bertukar dengan Azhar rute kampanye.

“Iya dibagi dua, nanti diputar lagi satu bulan, artinya kan sekarang pak Danny Pomanto di Selatan, pak Azhar di Utara nanti kita putar jadinya pak Azhar di Selatan pak Danny nya di Utara,” jelasnya.

Meski telah merancang rute untuk Paslon DiA, pihaknya masih menunggu zonasi kampanye dari Komisi Pemilu Umum (KPU) guna pemetaan lokasi pasti dan aturan kampanye.

“Kita inikan sementara, menunggu zonasi dari KPU Sulsel karena kita tidak dibenarkan berkampanye tanpa adanya zonasi yng dikeluarkan, kami sambil menunggu itu,”

“Ini yang kami belum jelas, apakah pada saat kami turun berkampanye itu sudah bisa kampanye selain kampanye tetap muka, maksud saya adalah kampanye Akbar itu yang belum kami dapat informasi dari KPU,” tutupnya.**