MAKASSAR — Rapat kerja antara Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Makassar dan seluruh camat se-Kota Makassar digelar di ruang rapat Komisi A pada Rabu (20/8).
Pertemuan tersebut bertujuan membahas sejumlah isu penting terkait pelayanan publik, alokasi anggaran kecamatan, serta kebutuhan sarana dan prasarana yang mendukung program pemerintah kota.
Andi Makmur Burhanuddin, anggota Komisi A DPRD Makassar, mengungkapkan bahwa meskipun terdapat beberapa kecamatan yang mengalami pengurangan anggaran dalam perubahan APBD tahun ini, ia berharap para camat dapat tetap mengoptimalkan program kerja, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.
“Diskusi ini menghasilkan berbagai masukan, termasuk soal armada kebersihan dan masih banyaknya kantor lurah yang belum memiliki gedung permanen. Kami akan memperjuangkan masalah ini bersama Banggar agar bisa diakomodir dalam anggaran,” kata Andi Makmur, yang berasal dari Fraksi PKS.
Salah satu isu yang mencuat dalam rapat adalah masalah armada kebersihan. Para camat menyarankan agar pengelolaan kendaraan sampah kembali di bawah kendali kecamatan.
Selama ini, jika ada kerusakan atau perawatan kendaraan sampah, prosesnya harus melalui Dinas PU, yang sering kali menghambat pelayanan kebersihan.
Selain itu, banyak kelurahan di Makassar yang belum memiliki gedung definitif untuk kantor lurah. Kondisi ini dinilai perlu segera dibahas untuk dimasukkan dalam perencanaan anggaran, termasuk dalam program tahun 2026.
Keluhan juga datang terkait kekurangan tenaga kebersihan, dengan beberapa kecamatan mengeluhkan berkurangnya jumlah personel yang dapat berdampak pada kualitas kebersihan lingkungan jika tidak segera diatasi.
Komisi A berkomitmen untuk menindaklanjuti isu-isu tersebut dengan berkoordinasi bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Organisasi Tata Laksana (Ortala), guna menemukan solusi yang tepat.
DPRD juga menegaskan bahwa semua aspirasi yang disampaikan para camat akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran, dengan fokus utama untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal demi kepentingan masyarakat.
Penulis: Amriadi







