MAKASSAR—Politeknik Pariwisata Makassar, bekerja sama dengan Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage (Uzbekistan), sukses menyelenggarakan International Seminar on Tourism 2025 secara hybrid pada 10 Februari 2025.
Seminar ini menjadi forum akademik untuk membahas isu strategis dalam pengembangan pariwisata global, terutama dalam aspek ekonomi pariwisata dan pola perjalanan wisatawan.
Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, MM.Par., CHE., menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pariwisata.
“Kolaborasi ini adalah momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat kerja sama akademik. Kami berharap seminar ini membuka peluang baru bagi industri pariwisata global,” ujarnya.
Seminar ini dibuka oleh Dr. Andar Danova L. Goeltom, S.Sos, M.Sc., Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kementerian Pariwisata.
Ia menekankan bahwa kemitraan antarperguruan tinggi lintas negara dapat memberikan dampak nyata dalam mengatasi tantangan pendidikan dan pariwisata global.
Dua narasumber utama turut mengisi sesi pemaparan materi:
1. Dr. Akmaljon Odilov dari Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage membahas “The Economics of Tourism”, yang mengulas pertumbuhan pariwisata Uzbekistan, strategi pengembangan industri wisata, serta kontribusinya terhadap perekonomian negara tersebut.
Uzbekistan kini diakui sebagai destinasi wisata unggulan dengan peringkat ke-13 dalam Global Muslim Travel Index dan masuk dalam daftar Best Travel Destination 2024 versi Lonely Planet.
2. Dr. Margaretha Wadid Rante, M.Si., CHE. dari Politeknik Pariwisata Makassar memaparkan “Understanding Travel Pattern in Tourism”.
Ia menjelaskan pentingnya memahami pola perjalanan wisatawan pascapandemi, termasuk motivasi wisata, durasi perjalanan, serta dampaknya terhadap strategi pengelolaan destinasi.
Seminar ini dipandu oleh Muh. Arfin Muh. Salim, Ph.D., CHE., yang mengarahkan diskusi secara interaktif dengan partisipasi aktif dari peserta.
Sebanyak 454 peserta, terdiri dari dosen dan mahasiswa dari berbagai politeknik pariwisata di Indonesia, turut menghadiri seminar ini, mencerminkan tingginya minat akademisi terhadap isu pariwisata.
Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pariwisata Makassar, bekerja sama dengan Center for Marine Tourism.
Peserta yang hadir mendapatkan e-sertifikat sebagai apresiasi atas partisipasi mereka.
Diharapkan, seminar ini menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan akademik internasional di bidang pariwisata serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.
Penulis: Ardhi







