MAKASSAR – DPRD Kota Makassar terima kunjungan silaturahmi dari delegasi hotel yang tergabung dalam grup Arkipelago Internasional regional Sulsel bertempat di ruang Banggar DPRD Makassar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara yang bertajuk “Makassar Morning Coffee” merupakan momen penting bagi DPRD Makassar dan pihak Hotel dalam mempererat hubungan, dengan tujuan untuk menciptakan sinergi yang lebih baik ke depannya.

Assistant Director of Sales, Aston Hotel Makassar, Golda mengaku kehadiran sembilan hotel tersebut di DPRD Kota Makassar bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi sebagai bentuk penghargaan terhadap hubungan baik yang telah terjalin antara pihak hotel dengan DPRD Makassar selama ini.

“Kami sengaja datang ke DPRD Kota Makassar untuk menjalin silaturahmi yang sudah sangat baik dijalin antara tim hotel dengan tim DPRD Kota Makassar,” ujar Golda, Rabu 9 Oktober 2024.

Golda menjelaskan bahwa melalui kunjungan ini, pihak hotel berharap dapat meningkatkan hubungan komunikasi secara langsung dan lebih erat dengan para anggota DPRD.

“Ada sembilan hotel hadir langsung dalam acara ini, antara lain The Alana Malang, The Alana Jogja, Aston Inbatu, Aston Manado, Aston Palu, Fevlosari, Harper Perintis Makassar, Aston Makassar, dan The Alana Malang,” ucapnya,

“Semoga dengan kunjungan kami ini, kami bisa lebih berkenalan langsung, lebih erat lagi, komunikasinya lebih baik, dan saling mendatangkan bisnis yang baik ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu Anggota DPRD Makassar, Nasir Rurung usai menerima delegasi Arkipelago menyambut baik, ia juga mengakui beberapa hotel, termasuk dari Jawa dan daerah lain seperti Malambatu, menawarkan layanan yang lebih unggul dibandingkan hotel lainnya.

Namun, ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap beberapa aspek pelayanan di hotel-hotel tersebut.

“Sebenarnya yang menjadi persoalan utama selama ini adalah transportasi antara bandara dan hotel. Ini sering menjadi kendala bagi para tamu, terutama jika hotel yang dituju cukup jauh dari bandara,” ujar anggota dewan tersebut.

Ia menambahkan, pentingnya penyediaan fasilitas transportasi yang memadai dari hotel-hotel, terutama bagi mereka yang lokasinya jauh dari bandara.

“Saya harap pihak hotel dapat memfasilitasi transportasi yang memadai, khususnya ketika ada kunjungan ke wilayah-wilayah tertentu. Ini akan memudahkan tamu yang harus menempuh perjalanan panjang, seperti dari Mandara ke hotel yang bisa memakan waktu berjam-jam,” tutupnya.**