MAKASSAR-Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatat sejarah luar biasa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebanyak 9.761 mahasiswa berhasil mendapatkan beasiswa sepanjang tahun 2024.

Pencapaian monumental ini disampaikan oleh Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, Ph.D., dalam acara bergengsi Puncak Penganugerahan Kemahasiswaan Unhas, yang digelar di Baruga AP Pettarani pada Jumat kemarin.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para mahasiswa berprestasi dan organisasi mahasiswa (ormawa), tetapi juga menjadi momen refleksi atas berbagai capaian Direktorat Kemahasiswaan Unhas, termasuk dukungan bagi kesejahteraan mahasiswa.

Abdullah Sanusi mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.

 

“Kami sangat bersyukur atas dukungan berbagai pihak yang membantu Unhas memberikan akses pendidikan yang lebih luas melalui program beasiswa,” tuturnya penuh semangat.

Jumlah penerima beasiswa ini bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Berbagai pihak telah berkontribusi, mulai dari Kementerian, Pemerintah Daerah, hingga Yayasan Amal.

Dukungan besar juga datang dari BUMN dan perusahaan swasta, menjadikan program beasiswa Unhas salah satu yang paling inklusif di Indonesia.

Dukungan dari Dalam dan Luar Kampus Tak hanya mengandalkan sumber eksternal, Unhas juga menunjukkan komitmen melalui program internal, seperti Beasiswa Internal Unhas yang diberikan kepada 64 mahasiswa, dan Beasiswa Dana Abadi untuk 355 mahasiswa.

Program terbaru yang menjadi sorotan adalah kerja sama Unhas dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Melalui program ini, 27 mahasiswa menerima beasiswa ikatan dinas dengan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp10 juta per semester selama dua tahun, sekaligus mendapatkan jaminan kontrak kerja di PT IMIP setelah lulus.

Sinergi Menuju Masa Depan Gemilang Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Unhas dalam mendukung mahasiswa meraih pendidikan berkualitas dan mencetak sumber daya manusia unggul.

Sinergi antara kampus, pemerintah, dan sektor industri terus diperkuat untuk menciptakan generasi yang berdaya saing global.

Universitas Hasanuddin tak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah bagi para mahasiswa untuk mewujudkan mimpi mereka melalui dukungan nyata. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi institusi lain di Indonesia.**