Lintaskabar.id, Makassar – Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) memperluas akses mahasiswa dan dosen untuk melanjutkan studi ke Australia. Kampus ini menggelar sosialisasi Australia Awards Scholarship yang menghadirkan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, pada Senin (20/4/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Beasiswa Jadi Jembatan Pengembangan SDM Kampus

Unismuh menggelar kegiatan di Aula Teater Gift sebagai forum informasi sekaligus penghubung kebutuhan pengembangan kampus dengan peluang studi di Australia. Program ini menawarkan beasiswa penuh bagi mahasiswa dan dosen.

Rektor Dorong Penguatan Daya Saing Kampus

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, menyambut kunjungan Konsul Jenderal Australia. Ia menegaskan Unismuh terus memperkuat diri sebagai perguruan tinggi swasta yang dikelola profesional dan diarahkan menjadi rujukan di Indonesia Timur.

Ia juga mencatat capaian kampus seperti akreditasi unggul, penerapan ISO 21001:2018, serta masuknya Unismuh dalam pemeringkatan internasional.

Kampus Anggap Beasiswa sebagai Investasi SDM

Unismuh menilai akses studi luar negeri sebagai bagian dari investasi pengembangan institusi. Karena itu, kampus mendorong dosen dan mahasiswa memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kapasitas akademik.

Australia Awards Tawarkan Beasiswa Tanpa Batas Usia

Todd Dias menjelaskan Australia Awards Scholarship mencakup biaya kuliah, pelatihan bahasa, biaya hidup, dan dukungan akademik. Ia menegaskan program ini tidak membatasi usia dan memberi kesempatan pendaftar untuk mencoba kembali jika belum berhasil.

Ia juga menekankan pelamar harus fokus pada dampak setelah studi, bukan hanya tujuan belajar di Australia.

“Yang penting bukan hanya kuliah di Australia, tetapi apa yang bisa dilakukan setelah kembali untuk masyarakat,” ujarnya.

Sejarah Kedekatan Indonesia–Australia Jadi Penguat

Dias juga menyoroti hubungan historis Makassar dengan Australia Utara melalui perdagangan masa lalu. Ia menyebut kedekatan ini memperkuat kerja sama pendidikan dan pertukaran pengetahuan saat ini.

Mahasiswa Antusias Bahas Peluang Beasiswa

Peserta aktif mengajukan pertanyaan tentang lintas bidang studi, peluang gender, dan strategi aplikasi. Dias menekankan pentingnya visi yang jelas dan dampak sosial dalam setiap aplikasi.

Ia juga menyebut isu disabilitas, kesetaraan gender, dan inklusi sosial menjadi perhatian utama dalam kebijakan pendidikan Australia.

Beasiswa Jadi Bagian Strategi Kampus

Unismuh menempatkan akses beasiswa internasional sebagai bagian dari strategi penguatan kampus, bukan sekadar peluang tambahan. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. (Ag)