KUPANG – Tagline inovatif Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, I-GIFt (Integrated, Green, Islamic, Futuristic), mencuri perhatian pada Sidang Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam forum bergengsi ini, Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menyampaikan pandangan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan yang ia wakili sebagai Sekretaris PWM Sulsel.

Tagline I-GIFt lahir sebagai jawaban atas tantangan era modern sekaligus implementasi Risalah Islam Berkemajuan yang dirumuskan pada Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo.

“I-GIFt adalah identitas dan visi Unismuh untuk mengintegrasikan nilai agama, ilmu pengetahuan, keberlanjutan lingkungan, dan inovasi modern dalam setiap langkahnya,” ujar Rakhim penuh semangat, Kamis kemarin.

Ia menegaskan, konsep ini tidak hanya menjadi pembeda bagi Unismuh Makassar, tetapi juga simbol komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai Islam Berkemajuan.

Selain memperkenalkan I-GIFt, Rakhim juga memaparkan pencapaian PWM Sulsel selama periode kepemimpinan Ambo Asse.

Saat ini, PWM Sulsel mengelola 24 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), 237 cabang, dan 1.196 ranting.

Dalam sektor pendidikan, kontribusi PWM Sulsel sangat signifikan dengan total 433 TK, 110 SD/MI, 110 SMP/MTs, 90 SMA/SMK/MA, 31 pesantren, dan 25 panti asuhan.

Unismuh Makassar terus berkembang menjadi pusat keunggulan pendidikan tinggi Muhammadiyah.

Dengan delapan fakultas, termasuk Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Unismuh kini memperluas pengaruhnya hingga ke Palangkaraya, Kendari, dan Palu.

Rencana pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) serta program spesialis di bidang kegawatdaruratan semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi berkelas nasional.

PWM Sulsel juga membanggakan kehadiran ITBM Selayar dan Politeknik Muhammadiyah Makassar, serta pengelolaan Institut Parahikma Indonesia oleh Aisyiyah yang kini sedang dalam proses perubahan nama.

Pada Sidang Tanwir ini, PWM Sulsel diwakili oleh enam pimpinan, termasuk Ambo Asse (Ketua), Abd Rakhim Nanda (Sekretaris), dan unsur pimpinan lainnya.

Kehadiran ini mencerminkan peran strategis PWM Sulsel dalam mendorong inovasi dan kontribusi Muhammadiyah di tingkat nasional.

Dengan inovasi tagline I-GIFt dan pencapaian luar biasa dalam berbagai bidang, PWM Sulsel dan Unismuh Makassar menunjukkan bahwa Islam Berkemajuan bukan sekadar konsep, tetapi visi nyata yang diwujudkan dalam pendidikan, organisasi, dan amal usaha. Unismuh Makassar telah menjadi simbol harmoni antara tradisi Islam dan kemajuan modern.**