MAKASSAR—Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar Sidang Senat Terbuka untuk mengukuhkan Prof. Ilham Junaid, sebagai Guru Besar dalam Bidang Pengelolaan Operasional Perjalanan Wisata, Sabtu (1/3).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara ini diselenggarakan di Balairung I Wayan Bendhi secara hybrid dan menjadi momen bersejarah, karena Prof. Ilham Junaid merupakan Guru Besar pertama dari kampus Poltekpar di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Pengukuhan diawali dengan ketukan palu oleh Ketua Sidang Senat, diikuti pembacaan SK Penetapan, dan penyematan samir oleh Direktur Poltekpar Makassar sebagai simbol resmi pengangkatan sebagai Guru Besar.

Orasi Ilmiah: Transformasi Pariwisata Berbasis Masyarakat

Dalam kesempatan ini, Prof. Ilham Junaid menyampaikan Orasi Ilmiah berjudul “Transformasi Pemberdayaan Masyarakat: Peran Aktor Pariwisata dalam Pencapaian Pariwisata Berbasis Masyarakat (CBT).”

Ia menyoroti pentingnya peran berbagai pihak dalam mengembangkan pariwisata berbasis komunitas secara berkelanjutan.

“Pembangunan pariwisata adalah tugas seluruh pemangku kepentingan. Setiap aktor memiliki peran penting dalam proses pengabdian kepada masyarakat. Komitmen berbasis nilai agama dan kebangsaan menjadi modal utama dalam transformasi pariwisata berbasis masyarakat,” jelasnya.

Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Prof. Ilham Junaid.

Ia berharap kehadiran Guru Besar pertama ini dapat semakin memperkuat komitmen Poltekpar Makassar dalam mencetak SDM unggul di bidang pariwisata.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi, Poltekpar Makassar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian berbasis industri. Kehadiran Prof. Ilham sebagai Guru Besar akan semakin memperkuat posisi institusi ini dalam menghasilkan lulusan yang inovatif dan berdaya saing global,” ujarnya.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan akademisi, baik secara luring maupun daring, di antaranya:

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Ir. Martini Mohamad Paham, M.B.A.

Ketua HILDIKTPARI, Prof. Dr. Diena Mutiara Lemy, A.Par., M.M., CHE.

Perwakilan Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem.

Para Guru Besar dari berbagai perguruan tinggi, stakeholder pariwisata, dosen, pegawai, dan mahasiswa Poltekpar Makassar.

Penulis:Ardhi