MAROS-Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) dan Azhar Arsyad, menjadi tamu istimewa dalam upacara adat ‘Appalili’ yang digelar oleh Kerajaan Adat Marusu di Istana Balla Lompoa, Maros, Sabtu kemarin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kedatangan mereka disambut dengan prosesi adat yang khidmat, memperkuat ikatan dengan keluarga kerajaan Marusu.

Mengenakan busana adat khas dengan jas tutup dan songkok recca’, Danny dan Azhar tampil kompak dan anggun.

Raja Adat Marusu, Andi Abd Waris Tadjuddin Karaeng Sioja, bahkan secara khusus menyapa mereka dengan penuh keakraban.

“Tabe Nak, Ananda Danny. Beliau sudah seperti anak kami,” ujar Karaeng Sioja, memperkuat status keduanya sebagai bagian dari keluarga besar kerajaan.

Acara Appalili, yang merupakan tradisi turun-temurun sejak abad ke-15, menjadi momentum silaturrahmi antar pemangku adat dan tokoh penting di Sulsel.

Karaeng Sioja memperkenalkan Danny dan Azhar sebagai pasangan pemimpin yang peduli terhadap masyarakat dan kebudayaan lokal, menambah kehormatan bagi keduanya.

Danny, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.

“Kami datang tidak hanya untuk bersilaturahmi, tapi juga untuk belajar dari kearifan lokal. Tradisi Appalili ini sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Sulsel sebagai pusat pangan dunia,” ujar Danny, mengagumi upaya pelestarian adat yang masih dijalankan dengan penuh keseriusan.

Dengan suasana yang hangat dan penuh makna, Danny dan Azhar semakin dekat dengan masyarakat Maros, tidak hanya sebagai calon pemimpin, tapi juga sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya di Sulsel.**