Lintaskabar.id, Bola – Para suporter Jepang kembali mencuri perhatian dunia di tengah perhelatan Piala Dunia 2026. Setelah laga Jepang melawan Belanda berakhir imbang 2-2 di Dallas Stadium, Arlington, Texas, ribuan pendukung Samurai Blue tidak langsung meninggalkan stadion. Mereka justru memunguti sampah yang berserakan di area tribun.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bersihkan Tribun Usai Pertandingan

Para suporter Jepang membawa kantong sampah yang telah mereka siapkan sejak awal pertandingan. Selanjutnya, mereka mengumpulkan botol plastik, gelas minuman, hingga berbagai sampah kecil yang tertinggal di sekitar kursi penonton.

Aksi tersebut kembali menunjukkan budaya disiplin yang selama ini melekat pada pendukung Samurai Blue. Meski pertandingan telah usai, mereka tetap meluangkan waktu untuk memastikan area tribun dalam kondisi bersih sebelum pulang.

Momen itu terekam dalam video yang diunggah FIFA dan langsung viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, anak-anak hingga orang dewasa terlihat bekerja sama membersihkan stadion.

Salah satu momen yang menarik perhatian memperlihatkan seorang anak kecil dengan wajah dicat warna bendera Jepang membawa kantong sampah biru berukuran besar. Sementara itu, sejumlah suporter dewasa mengenakan sarung tangan saat mengumpulkan sampah di sekitar tribun.

Suporter Jepang Sebut Aksi Itu Bentuk Rasa Hormat

Salah seorang suporter perempuan Jepang yang diwawancarai FIFA mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada semua pihak yang terlibat dalam pertandingan.

“Ini adalah bentuk rasa hormat terhadap semuanya. Hormat kepada para pemain, hormat kepada sesama suporter. Kami tidak ingin membuat stadion kotor lalu pergi begitu saja. Karena itulah kami melakukannya,” ujar, salah seorang suporter perempuan.

Menurutnya, menjaga kebersihan stadion merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus dilakukan setelah menikmati pertandingan.

Tradisi yang Terjaga Sejak Lama

Tradisi membersihkan stadion bukan hal baru bagi suporter Jepang. Mereka telah menjalankan kebiasaan tersebut sejak Piala Dunia 1998 dan terus mempertahankannya hingga sekarang.

Bahkan, pada Piala Dunia 2022 di Qatar, aksi serupa juga menjadi sorotan dan mendapat pujian dari berbagai negara. Menariknya, para pendukung Jepang tidak hanya membersihkan stadion saat tim nasional mereka bertanding, tetapi juga setelah menyaksikan pertandingan negara lain.

Budaya tersebut berakar dari nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap lingkungan yang diajarkan sejak usia dini. Selain itu, masyarakat Jepang mengenal filosofi “Tatsu tori ato wo nigosazu”, yang berarti seseorang tidak boleh meninggalkan jejak buruk setelah pergi dari suatu tempat.

Banjir Pujian dari Netizen Dunia

Tak butuh waktu lama, video aksi bersih-bersih tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan mendapat respons positif dari netizen berbagai negara. (**)