Lintasakabar.id, Tijuana — Timnas Iran akhirnya tiba di Meksiko setelah menghadapi kendala visa menjelang Piala Dunia 2026. Namun, kedatangan Team Melli tidak menghapus kekecewaan mereka terhadap FIFA yang dinilai gagal menyelesaikan persoalan tersebut lebih cepat.
Sebelumnya, Iran berencana menjadikan Arizona, Amerika Serikat, sebagai pusat persiapan. Akan tetapi, masalah visa memaksa mereka memindahkan markas ke Meksiko.
Setelah tiba pada Minggu (7/6) waktu setempat, bek senior Iran, Ehsan Hajsafi, langsung menyampaikan kritik terhadap situasi yang dihadapi timnya.
Hajsafi Pertanyakan Lambannya Proses Visa
Hajsafi mengaku bersyukur tim akhirnya dapat melanjutkan persiapan menuju Piala Dunia 2026.
“Pertama-tama, kami sangat senang tim akhirnya tiba, dan kami sangat gembira akan hal itu. Alhamdulillah, kondisi tim sangat baik,” katanya.
Meski demikian, ia mempertanyakan lambannya proses penerbitan visa yang menurutnya merugikan tim.
“Dengan segala yang terjadi, visa akhirnya diterbitkan. Namun, secara pribadi, saya memiliki keluhan terhadap FIFA. Mengapa prosesnya memakan waktu begitu lama? Sejauh yang saya pahami, visa hanya diterbitkan untuk para pemain dan beberapa anggota staf pelatih,” katanya.
Sejumlah Pejabat dan Staf Tak Diizinkan Masuk AS
Iran mengungkapkan bahwa tidak semua anggota delegasi memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeini, dan Wakil Presiden Federasi, Mehdi Mohammad Nabi, termasuk di antara nama yang dilaporkan belum mendapatkan izin masuk.
Selain itu, beberapa staf penting yang bertugas mendukung operasional tim juga mengalami masalah serupa.
“Sayangnya, beberapa anggota staf pelatih utama kami, yang perannya sangat penting dalam tim, tidak diberikan visa,” kata Hajsafi.
“Di antaranya adalah manajer tim, direktur eksekutif, dan direktur media, yang semuanya memainkan peran sangat penting.”
Menurut Hajsafi, absennya sejumlah personel tersebut dapat mengganggu persiapan tim selama turnamen berlangsung.
Iran Minta FIFA Segera Bertindak
Karena itu, Hajsafi mendesak FIFA untuk segera membantu menyelesaikan persoalan visa yang masih dihadapi delegasi Iran.
“Dari sini, saya ingin meminta FIFA untuk menangani masalah ini agar, insya Allah, situasi ini dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan,” harapnya.
Ia berharap seluruh anggota tim dan staf dapat memperoleh akses yang sama agar fokus persiapan tidak terganggu.
Team Melli Harus Bolak-Balik Meksiko dan AS
Masalah visa juga berdampak langsung pada agenda pertandingan Iran selama Piala Dunia 2026.
Saat ini, otoritas Amerika Serikat hanya mengizinkan Iran masuk pada hari pertandingan. Setelah menyelesaikan laga, Team Melli harus kembali ke Meksiko.
Kondisi tersebut membuat Iran harus menjalani perjalanan tambahan selama turnamen. Situasi itu pun menambah tantangan yang harus dihadapi Team Melli di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Visa Jadi Sorotan Jelang Piala Dunia
Kasus yang dialami Iran kembali memunculkan sorotan terhadap aspek logistik dan administrasi menjelang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Di tengah persiapan menuju turnamen terbesar sepak bola dunia itu, Iran berharap FIFA dapat segera menyelesaikan persoalan visa sehingga seluruh delegasi bisa bekerja maksimal mendukung perjuangan Team Melli. (**)







