MAKASSAR– Rapat Pansus ranperda pendidikan ahlak mulia yang dilaksanakan di ruangan Komisi D bidang Pembangunan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya dihadiri satu anggota dewan.
Dari belasan anggota Pansus DPRD Sulsel, terlihat hanya Andi Izman Padjalangi yang menemui lima orang peserta dari tenaga ahli pihak dinas pendidikan Sulawesi Selatan.
Andi Izman Padjalangi memimpin jalanya pansus, meski hanya satu anggota dewan yang hadir rapat ini tetap berjalan meski waktunya cukup singkat.
“Rapat pansus ini agendanya penyelesaian hasil fasilitasi dan sudah selesai pembahasannya. Sisa di plenokan kemudian di paripurnakan,”ujar Andi Izman, Kamis, 12 September 2024.
Terkait belasan anggota pansus yang tidak hadir, Izman menolak berkomentar lebih jauh.
“Kalau itu saya tidak ingin komentar. Mungkin mereka punya urusan ke dewanan,”katanya.
Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin usai rapat pansus mengatakan, ranperda pendidikan ahlak mulia ini akan diadopsi ke sekolah-sekolah. Tingkat SMA dan SMK.
“Tentu muatannya kearifan lokal tentang budaya di Sulsel. Ini sangat bagus untuk pembelajaran akhlak siswa,”katanya.
Terkait kesiapan pengajarnya, Iqbal melanjutkan, pihaknya akan melakukan training untuk para guru dalam memahami kurikulum ini.**







