MAKASSAR — Sekretariat DPRD Kota Makassar mengungkapkan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada 29 Agustus 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam siaran pers resmi, pihak Sekretariat DPRD menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terdampak, serta berbelasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut.

“Doa kami untuk keluarga korban agar diberi ketabahan, dan untuk korban luka, semoga segera mendapat kesembuhan,” ungkap Sekretariat DPRD Makassar.

Meskipun demikian, hingga saat ini, proses pendataan kerugian material dan kerusakan fasilitas kantor masih berlangsung. Beberapa fasilitas dilaporkan mengalami kerusakan parah, yang mengakibatkan terganggunya operasional kantor.

Sekretariat DPRD memastikan bahwa proses inventarisasi kerusakan akan dilakukan secara transparan, dan hasilnya akan segera diumumkan setelah proses verifikasi selesai.

Untuk memastikan kelancaran tugas kelembagaan, pihak Sekretariat bersama pimpinan DPRD dan pemerintah daerah tengah merumuskan langkah-langkah darurat, termasuk pemindahan lokasi kerja dan penyesuaian agenda kegiatan.

Pihak Sekretariat DPRD juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperburuk situasi.

Mereka menegaskan komitmen untuk terus bekerja dengan profesionalisme, menjaga integritas, dan memastikan pelayanan publik tidak terhenti meskipun tengah menghadapi tantangan besar.

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ruang demokrasi dengan cara-cara yang damai dan bermartabat.

Sekretariat DPRD berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar mereka dapat segera pulih dan melaksanakan tugas demi kepentingan rakyat Kota Makassar.**