SULSEL— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Muh Tonang, berpulang pada Kamis, 19 Desember 2024, di Jakarta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pria kelahiran Sanrego, 14 September 1974, yang dikenal penuh dedikasi itu wafat di usia 50 tahun.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian salah satu tokoh penting yang selalu berkontribusi dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat Sulsel.

“Saya sangat intens berinteraksi dengan almarhum dalam berbagai kegiatan. Hubungan kami begitu dekat, sehingga saya benar-benar merasa kehilangan seorang sahabat baik, kawan dalam memajukan masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Prof. Zudan dengan suara bergetar saat memberikan sambutan pelepasan jenazah di Masjid Raya Makassar.

Muh Tonang dikenang sebagai sosok sederhana yang selalu menempatkan pelayanan umat sebagai prioritas. Dedikasinya selama menjabat membawa perubahan signifikan dalam layanan keagamaan di Sulawesi Selatan.

Mewakili Pemerintah Provinsi Sulsel, Prof. Zudan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

“Atas nama keluarga besar Pemprov Sulsel dan masyarakat Sulawesi Selatan, kami sangat terkejut dan berduka cita yang mendalam atas kepergian beliau. Semoga amal ibadah almarhum diterima, dosa-dosanya diampuni, kuburnya dilapangkan, dan ia ditempatkan di surga-Nya,” tutur Prof. Zudan penuh haru.

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melanjutkan hidup dengan penuh ketabahan dan limpahan rahmat dari Allah SWT.

Upacara pelepasan jenazah dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Dr. Jufri Rahman, dan jajaran pejabat Pemprov Sulsel. Kehadiran mereka menjadi bukti betapa besar penghargaan terhadap kontribusi almarhum selama hidupnya.

Kepergian Muh Tonang meninggalkan duka mendalam, namun semangat dan dedikasinya akan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Selamat jalan, sosok teladan dan pemimpin penuh kasih. Sulawesi Selatan kehilangan seorang panutan, namun doa terbaik akan selalu menyertai.

Penulis: Natan