MAKASSAR- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar mewaspadai pemilih ganda pada saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 27 November mendatang.
Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Makassar, Risal Suaib mengatakan persoalan pemilih ganda harus menjadi perhatian serius khususnya pada saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan dilaksanakan KPU Makassar sore ini.
“KPU Makassar harus memastikan data pemilih bersih,” ucapnya, Jumat 20 September 2023.
Selain mewaspadai pemilih ganda dirinya juga menyarankan agar KPU memastikan memperketat pengawasan mengenai data DPT jangan sampai kata dia data pemilih tersebut tidak ditemukan serta tidak jelas penerima surat bagi pemilih.
“Selain harus bersih, KPU Makassar juga harus membuka data itu ke publik terkait pergerakan data itu sendiri,” pungkasnya.
Ia mendorong masyarakat agar bersama-sama mengawal pilkada yang bersih memastikan pihak KPU Makassar mendistribusikan undangan pemilih sampai ke masyarakat.
“Karena sangat rawan disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak berhak. Itulah kenapa data sampai level TPS juga harus kami punya dan akan dipakai oleh PTPS kami dalam proses kroscek data pemilih di TPS,”.paparnya.
“Harapan kami dan juga harapan semua orang adalah KPU Makassar membuka diri terkait data pemilih serinci mungkin. Dan setelah itu, tugas pengawasan kami berlanjut pada aspek mengawal undangan memilih yang tidak terdistribusi,” tambahnya.
Dengan setelah dilakukan penetapan diharapkan tidak meninggalkan persoalan, agar bagaimana untuk mengawal proses pemilihan mulai pencoblosan sampai ke perhitungan suara.
“Dan tugas ini pun saling beririsan antara mulai mengawasi distribusi surat undangan memilih, mengawasi politik uang dan juga logistik pemilu,”**







