WAJO—Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Wajo, Sabtu kemarin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kunjungan ini, Prof. Zudan menghadiri sejumlah kegiatan penting, mulai dari pasar murah, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Wajo.

Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Prof. Zudan memberikan apresiasi tinggi terhadap rangkaian kegiatan yang digagas Dewan Pengurus Korpri (DP Korpri) Kabupaten Wajo.

“Kegiatan ini sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi masyarakat. Donor darah, misalnya, adalah bentuk kontribusi nyata untuk menyelamatkan kehidupan manusia,” ungkapnya.

Selain meninjau pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis, Prof. Zudan juga menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya:

1.000 buku dari Perpustakaan Nasional dan 100 buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel.

Bantuan benih, sarana dan prasarana pertanian.

Asuransi untuk nelayan dan petani.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah,” ujarnya

Dalam sambutannya, Prof. Zudan mengajak DP Korpri Kabupaten Wajo untuk meningkatkan perannya, baik dalam mendukung program pemerintah maupun dalam membangun identitas daerah. Ia mendorong Wajo untuk dikenal luas sebagai Kota Santri.

“Branding Wajo sebagai Kota Santri adalah langkah besar. Hal ini dapat memperkuat posisi Wajo sebagai salah satu ikon budaya dan agama di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Prof. Zudan juga mengusulkan inisiatif baru seperti pembentukan Coffee Korpri dan Koperasi Korpri sebagai bagian dari inovasi untuk mendukung ASN dan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya bantuan hukum dan pelayanan bagi ASN, termasuk pengurusan pemakaman.

Penjabat Bupati Wajo, Andi Bataralifu, menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran Prof. Zudan, yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, dalam pengukuhan pengurus Korpri Kabupaten Wajo.

“Kehadiran Bapak Gubernur adalah kehormatan besar bagi kami. Ini menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Wajo,” ujar Andi Bataralifu.

Ia juga melaporkan berbagai upaya Pemkab Wajo dalam pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, dan peningkatan pelayanan publik, yang mendapat perhatian positif dari Gubernur.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Prof. Zudan untuk memperkuat peran Korpri sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan inisiatif yang dijalankan, Kabupaten Wajo semakin optimis menuju masa depan yang lebih cerah sebagai Kota Santri yang dikenal luas.**