SUMSEL— Komisi II DPR RI, yang dipimpin oleh Ketua Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, melakukan kunjungan kerja spesifik di Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Jumat kemarin.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan terhadap dana transfer pusat ke daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, menyampaikan apresiasi terhadap kepekaan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mendukung kebijakan nasional, seperti program makan bergizi gratis bagi siswa SMA dan SMK sederajat.
“Kami ingin memastikan dana transfer pusat ke daerah berjalan optimal. Program strategis seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan kami berharap implementasinya di Sumsel berjalan sukses,” ujar Taufan.
Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki dua fokus utama, yakni:
1. Pengawasan Transfer Dana Pusat ke Daerah, meliputi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa, dan Dana Bagi Hasil (DBH).
2. Evaluasi Program Pertanahan dan Tata Ruang (ATR/BPN).
“Kemandirian fiskal daerah masih rendah, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jauh lebih kecil dibandingkan dana transfer dari APBN. Pengawasan ini bertujuan memastikan efisiensi dan menekan kebocoran anggaran,” jelas Rifqinizamy.
Untuk mendukung pengawasan ini, pihaknya telah bersinergi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar data yang dimiliki selaras.
“Sebagai bagian dari APBN, dana transfer harus diawasi secara ketat oleh DPR, meskipun implementasinya berada di tingkat provinsi atau kabupaten/kota,” tambahnya.
Taufan Pawe, yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, memuji keberhasilan Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel dalam menjaga kondusivitas daerah pasca-pemilu serentak.
“Keamanan dan stabilitas daerah sangat penting di masa transisi pasca-pilkada. Pj Gubernur telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik,” katanya.
Taufan juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo-Gibran, seperti ketahanan pangan dan layanan pendidikan, dapat terlaksana dengan baik.
Melalui kunjungan ini, Komisi II DPR RI berkomitmen memperkuat pengelolaan dana transfer dan mendukung pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan efisiensi penggunaan anggaran dapat meningkat, sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Sumsel dan seluruh Indonesia.
“Kami akan terus mengawal setiap kebijakan dan memastikan bahwa dana yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat yang maksimal untuk rakyat,” tutup Rifqinizamy.**







