BARRU – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar layanan “PVL On The Spot” di Kantor Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Kamis (11/9).
Dengan tema “Ombudsman Menyapa Desa: Suara Warga, Tindakan Nyata”, kegiatan ini menjadi ruang bagi tim Ombudsman untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat, khususnya terkait persoalan layanan publik di desa.
Program ini terlaksana berkat kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Barru, Kecamatan Pujananting, Pemerintah Desa Gattareng, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Puskesmas Pujananting.
Kepala Desa Gattareng, Andi Syahrir, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyoroti masalah utama yang dihadapi warganya, yakni keterbatasan listrik.
“Kami adalah desa yang letaknya paling jauh dari kota. Pertanyaan yang paling banyak muncul dari masyarakat adalah soal kelistrikan desa,” jelasnya.
Sekretaris Camat Pujananting, Qadarullah, turut mengungkapkan rasa bangganya. “Kehadiran Ombudsman menjadi sebuah kehormatan. Kami merasa beruntung karena ada wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembenahan.
“Kami sangat terbuka terhadap arahan demi peningkatan layanan agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Ombudsman Sulsel, Ismu Iskandar, menegaskan peran lembaganya sebagai pengawas pelayanan publik.
“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat sekaligus membuat masyarakat memahami ke mana harus melapor bila terjadi maladministrasi,” tuturnya.
Usai sambutan, tim Ombudsman langsung membuka layanan konsultasi dan menerima laporan dari warga. Secara bersamaan, tim juga turun melakukan pemeriksaan lapangan atas laporan inisiatif mengenai ketiadaan aliran listrik di Dusun Bunga Ejae, bekerja sama dengan PLN Sulselrabar, PLN Pangkep, dan PLN Barru.
Langkah ini menunjukkan komitmen Ombudsman dalam mengawal setiap keluhan warga hingga menemukan penyelesaian nyata.
Penulis: Zulkifli







