MAKASSAR — Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menjalin kemitraan strategis dengan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar dalam rangka memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang pemasaran.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di sela Pelantikan Pengurus IMA Chapter Makassar Periode 2025–2027, di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Jumat kemarin.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP, dan Presiden IMA Chapter Makassar, Ricky Theodores, dengan disaksikan sejumlah tokoh penting seperti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Mohammad Roem.
Kerja sama ini mencerminkan kesadaran bersama akan pentingnya kompetensi marketing dalam membentuk SDM yang siap menghadapi tantangan industri dan dunia kerja.
Dalam sambutannya, Prof. Restu menekankan bahwa pemasaran bukan lagi sekadar bidang khusus, tetapi kemampuan wajib yang harus dimiliki setiap lulusan vokasi.
“Marketing adalah kompetensi kunci dalam membentuk lulusan yang adaptif dan siap kerja. Di Fakultas Vokasi Unhas, pendekatan pembelajaran kami berbasis praktik, dan kompetensi pemasaran menjadi nilai tambah utama,” tegas Prof. Restu.
IMA sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha, profesional, akademisi, dan pemerintah memiliki posisi strategis dalam memajukan sektor pemasaran di Kota Makassar.
Ricky Theodores menyampaikan bahwa IMA hadir sebagai mitra kolaboratif dalam berbagai sektor, khususnya dalam memberikan nilai tambah terhadap program pemerintah dan peningkatan daya saing pelaku usaha.
“Kami aktif di empat pilar: pengusaha, profesional, akademisi, dan pemerintah. Sinergi inilah yang kami bawa ke dalam kerja sama ini agar manfaatnya bisa dirasakan luas, termasuk oleh mahasiswa vokasi,” ujar Ricky.
Sebagai bentuk nyata dari kerja sama ini, kedua pihak akan mengembangkan program pelatihan, sertifikasi kompetensi, forum diskusi profesional, serta kegiatan riset bersama untuk memperbarui ilmu pemasaran yang relevan.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mencetak lulusan vokasi yang kompeten, tetapi juga memperkuat ekosistem pemasaran di Makassar melalui kolaborasi lintas sektor yang saling menguatkan.
Penulis: Anugrah







