SULSEL—Kedutaan Besar Prancis di Indonesia menggelar sosialisasi beasiswa kolaborasi antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Pemerintah Prancis di Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat kemarin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi tentang peluang beasiswa bagi dosen muda Unhas yang ingin melanjutkan studi di Prancis.

Acara berlangsung mulai pukul 09.30 WITA di Ruang Senat, Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Tamalanrea, Makassar.

Sebelumnya, Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, didampingi Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Prof.  Adi Maulana, menerima kunjungan Atase Kerja Sama Universitas dan Pendidikan Kedutaan Besar Prancis, Antoine Bricout, serta Direktur Alliance Française, Siti Fatima, di Ruang Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat.

Dalam sambutannya, Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan sosialisasi ini.

Ia menegaskan bahwa Unhas terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa agar dapat bersaing di tingkat global melalui berbagai program beasiswa internasional.

“Unhas selalu terbuka untuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan dosen.Program beasiswa LPDP-France ini adalah peluang emas bagi akademisi Unhas untuk melanjutkan studi di Prancis,” ujar Prof. JJ.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penyebarluasan informasi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat jejaring akademik antara Unhas dan institusi pendidikan di Prancis.

Antoine Bricout menyampaikan kegembiraannya bisa berbagi informasi di Unhas mengenai program beasiswa yang merupakan hasil kerja sama antara LPDP dan Pemerintah Prancis.

Ia berharap akademisi Unhas yang berminat dapat mempersiapkan diri sejak awal untuk meningkatkan peluang kelulusan seleksi beasiswa.

“Kami sangat senang bisa hadir di Unhas untuk memperkenalkan program ini. Beasiswa LPDP-France menjadi jembatan bagi akademisi Indonesia untuk mengembangkan keilmuan mereka di Prancis, sekaligus memperkuat hubungan akademik antara kedua negara,” ujar Antoine.

Sosialisasi ini memberikan penjelasan mendetail mengenai skema beasiswa, persyaratan, serta proses seleksi bagi mahasiswa dan dosen yang ingin melanjutkan studi di Prancis.

Setelah sesi penerimaan resmi oleh pimpinan Unhas, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama para dosen muda Unhas yang tertarik dengan program ini.

Penulis:Anugrah