SULSEL— Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), menunjukkan kesiapan penuh menghadapi gugatan hukum yang dilayangkan rival mereka, pasangan Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DiA).
Dengan menggandeng tim hukum berpengalaman, Andalan Hati berkomitmen mempertahankan hasil Pilkada yang mencerminkan suara rakyat Sulsel.
Juru bicara Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR), menegaskan bahwa pihaknya telah menunjuk tim pengacara untuk menghadapi seluruh proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Langkah ini diambil setelah beredar kabar bahwa Paslon DiA akan mendaftarkan gugatan terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Sulsel 2024.
“Surat kuasa dari Paslon 02 Andalan Hati sudah ditandatangani untuk mewakili seluruh proses di MK,” ungkap MRR, Senin (16/12).
Menurut informasi yang dihimpun, gugatan Paslon DiA bukan menyoal hasil atau perolehan suara, melainkan dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam proses pelaksanaan Pilkada.
Jika gugatan ini memenuhi syarat formal, maka kasus ini akan dilanjutkan ke persidangan guna menguji dalil dan fakta yang diajukan.
MRR menjelaskan, tim hukum Andalan Hati akan menjalankan tiga strategi utama dalam menghadapi gugatan ini:
1. Membantah Dalil Pihak Penggugat
Tim hukum akan menolak argumen dan fakta yang disampaikan Paslon DiA, dengan menghadirkan bukti-bukti yang membuktikan bahwa Pilkada berjalan sesuai prosedur.
2. Menanggapi Argumen KPU
Jika ada argumen dari pihak termohon (KPU) yang merugikan Paslon Andalan Hati, mereka akan memberikan klarifikasi dan bukti pendukung.
3. Mempertahankan Legitimasi Hasil Pilkada
Andalan Hati akan menunjukkan kepada majelis hakim bahwa perolehan suara mereka sah, faktual, dan bebas dari pelanggaran hukum TSM.
“Tujuan utama kami adalah menjaga suara rakyat Sulsel yang telah diberikan dengan sukarela agar tetap terjaga dan dihormati,” ujar MRR dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, MRR menyebutkan bahwa tim hukum yang disiapkan merupakan kombinasi pengacara terbaik dari Makassar dan Jakarta.
“Mereka adalah para profesional berpengalaman, namun nama-nama lengkapnya akan kami ungkap pada waktunya,” tambahnya.
Langkah strategis ini menegaskan bahwa Andalan Hati siap menghadapi tantangan hukum di MK dengan penuh percaya diri. Semua upaya ini dilakukan demi memastikan bahwa amanah rakyat Sulsel tetap terjaga.**







