Lintaskabar.id, Makassar – Warga Blok 10 Perumnas Antang kembali menyuarakan keluhan mereka terkait banjir yang tak terselesaikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perwakilan RW 11 dan RW 13 dalam Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10 mendatangi Kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk berdialog.

Mereka meminta pemerintah provinsi segera menangani banjir yang selalu melanda permukiman setiap musim hujan.

Puluhan Tahun Banjir Berulang, Warga Desak Pembangunan Tanggul

Warga menyebut banjir di Blok 10 hampir selalu terjadi antara November hingga Februari. Kondisi yang berlangsung puluhan tahun ini mendorong mereka menuntut pembangunan tanggul di titik rawan limpasan air.

“Kami membawa aspirasi masyarakat, agar kiranya dibuatkan tanggul di Blok 10,” ujar Ketua Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10, Syarifuddin, Kamis (11/12).

Ketua RW 11 terpilih, Supriadi menekankan bahwa warga membutuhkan tanggul untuk melindungi rumah dan keselamatan mereka saat banjir datang.

“Kami ingin pemerintah memperhatikan rakyatnya. Kami ini bagian dari masyarakat Sulsel dan Makassar,” tegas Supriadi.

RW 13 Tegaskan Banjir Jadi Ancaman Serius

Ketua RW 13 terpilih, Justin Lovely Kinaya, menilai banjir sudah menjadi “momok menakutkan” bagi warga dan menuntut pemerintah segera bertindak sebelum dampaknya semakin besar.

“Saya mewakili warga RW 13 bergabung dengan RW 11 memperjuangkan pembangunan tanggul penangkal banjir,” ujarnya.

Forum: Ribuan Warga Terdampak dan Butuh Kepastian

Juru bicara forum, Andi Basriadi, menyampaikan bahwa ribuan warga dari RW 11, RW 13, dan RW 08 terdampak banjir setiap tahun. Mereka menuntut kepastian pemerintah mengenai penanganan masalah tersebut.

“Kami meminta ada kepastian dari pemerintah soal penanganan banjir di Blok 10,” tegasnya.

Pemprov Turunkan Tim Ahli untuk Tinjau Lokasi

Asisten I Pemprov Sulsel, Ishaq Iskandar, mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga kepada Gubernur dan menurunkan tim ahli untuk melihat langsung kondisi Blok 10 serta mengkaji kebutuhan tanggul.

“Nanti kita tinjau sama-sama. Kalau ada waktunya Pak Gubernur, kita ajak beliau,” ujarnya.

Warga Menunggu Bukti Nyata dari Pemerintah

Warga Blok 10 berharap audiensi ini menghasilkan langkah konkret. Setelah puluhan tahun hidup berdampingan dengan banjir, mereka menilai saatnya pemerintah menghadirkan solusi permanen.

Kini mereka menunggu apakah Pemprov Sulsel segera bergerak atau Blok 10 kembali menghadapi banjir tahunan tanpa kejelasan. (Zi)