MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Selatan menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) tinggal menunggu jadwal resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) DPD I Golkar Sulsel, Lakama Wiyaka, menuturkan saat ini surat permintaan telah diajukan ke DPP, dan kini DPD Sulsel menanti penetapan waktu pelaksanaan.

Menurut Lakama, hingga saat ini tidak ada kendala berarti di Sulsel. Berbeda dengan beberapa daerah lain yang menghadapi hambatan, Sulsel dinilai kondusif dan siap melaksanakan Musda begitu jadwal ditetapkan.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Hanya menunggu penetapan jadwal dari DPP. Di Sulsel tidak ada masalah, berbeda dengan beberapa daerah lain yang memang belum dijadwalkan,” ujar Lakama, belum lama ini.

Ia juga membantah adanya isu bahwa Musda di Sulsel diarahkan untuk berlangsung secara aklamasi atas permintaan DPP.

Menurutnya, harapan aklamasi merupakan arahan umum yang berlaku di seluruh Indonesia, bukan khusus di Sulsel.

“DPP memang menginginkan agar Musda berjalan dengan aklamasi untuk menghindari perpecahan dan perpindahan kader. Tapi bukan berarti ada tekanan khusus untuk Sulsel,” katanya.

Lakama menambahkan, sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) 02 April 2025, Musda di tingkat DPD II harus tuntas paling lambat Desember 2025.

Karena itu, DPD I Sulsel memastikan jadwal Musda akan ditetapkan dalam waktu dekat.

“Tidak ada istilah perpanjangan kepengurusan. SK yang ada sudah berlaku sejak 21 November 2020. Jadi Musda harus terlaksana dalam satu hingga dua bulan ke depan,” tegasnya.

Penulis: Ardhi