MAKASSAR — Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan digelar di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, pada Senin (8/9).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemindahan lokasi ini terpaksa dilakukan karena gedung utama DPRD mengalami kerusakan berat akibat aksi unjuk rasa yang disertai pembakaran pada 29 Agustus 2025 malam.

Agenda rapat paripurna kali ini adalah penyampaian penjelasan Gubernur Sulsel mengenai nota keuangan dan rancangan Peraturan Daerah terkait perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Sebanyak 64 anggota DPRD hadir, termasuk Ketua DPRD Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua I Rahman Pina, Wakil Ketua III Sufriadi Arif, dan Wakil Ketua IV Fauzi Andi Wawo. Sementara itu, Wakil Ketua II Yasir Mahmud tidak tampak dalam sidang tersebut.

Dari pihak eksekutif, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman hadir bersama Sekprov Jufri Rahman, serta beberapa kepala dinas, seperti Kadis BMBK Astina Abbas, Kasatpol PP Arwin Azis, Kadisnakertrans Jayadi Nas, Kadiskes Muh Ishaq, dan Plt Kepala Bapelitbangda Muh Saleh.

Meski berlangsung di lokasi sementara, sidang tetap berjalan secara formal meski dalam suasana sederhana. Pimpinan DPRD dan Gubernur duduk berdampingan di atas mimbar, di bawah spanduk bertuliskan “Ruang Rapat Paripurna” yang ditempel di dinding.

Pengaturan tempat duduk juga berbeda dari biasanya. Meja yang digunakan lebih sederhana, dengan empat kursi per baris, dan para kepala dinas duduk di belakang tanpa meja di depan mereka.

Penulis: Zulkifli