MAKASSAR — Gelombang dukungan terhadap Munafri Arifuddin untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus bertambah. Hingga Sabtu (28/6), hampir setengah suara dari DPD II kabupaten/kota telah secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Wali Kota Makassar itu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Konsolidasi ini dikemas dalam bentuk silaturahmi yang berlangsung di Hotel Novotel Makassar, sebagai ajang memperkuat komunikasi dan kesolidan jelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel.

Silaturahmi tersebut dihadiri oleh sejumlah Ketua DPD II, antara lain Andi Kaswadi Razak (Soppeng), Andi Ilham Zainuddin (Pangkep), Liestiaty Fachrudi (Bantaeng), Rahmat Masri Bandaso (Palopo), Ambas Syam (Gowa), Victor Datuan Batara (Tana Toraja), Nirwan Arifuddin (Bulukumba), Iksan Iskandar (Jeneponto), dan Zulkarnain (Takalar), serta beberapa ketua DPD II lainnya.

Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyebut bahwa pertemuan ini adalah bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pengurus DPD II guna menyongsong Musda dan memperbesar kekuatan Golkar di Sulsel.

“Ini silaturahmi biasa bersama Pak Appi. Kami ingin menyatukan visi dan soliditas pengurus DPD II untuk membesarkan Golkar ke depan,” ujarnya, Minggu (29/6).

Ia menekankan pentingnya peran struktur di tingkat kabupaten/kota sebagai ujung tombak kemenangan partai, terutama dalam menghadapi Pemilu 2029.

Selain itu, forum silaturahmi ini juga menjadi ruang diskusi untuk menyusun langkah strategis Golkar Sulsel ke depan, termasuk menyusun pola gerakan dalam rangka mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Munafri Arifuddin dinilai sebagai sosok yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan dedikasi untuk memimpin Golkar Sulsel menuju arah yang lebih baik.

“Kami memberikan dukungan kepada Pak Appi menjelang Musda. Namun, kami tetap akan mengikuti keputusan dan arahan dari DPP. Jika ada penetapan dari pusat, kami akan patuh sepenuhnya,” tegas Kaswadi.

Mantan Bupati Soppeng itu juga menyampaikan optimisme bahwa peluang Munafri untuk memimpin DPD I Golkar Sulsel cukup terbuka, meski hasil akhirnya tetap bergantung pada dinamika internal dan keputusan Dewan Pimpinan Pusat.

“Secara kalkulasi, dukungan sudah cukup solid. Namun tentu keputusan akhir ada di tangan Tuhan dan DPP Partai Golkar, dalam hal ini Ketua Umum Pak Bahlil. Kami hanya bisa berikhtiar bersama,” pungkasnya.

Langkah ini menegaskan arah konsolidasi yang semakin jelas menjelang Musda DPD I Golkar Sulsel, sekaligus memperkuat posisi Munafri Arifuddin sebagai kandidat kuat untuk memimpin partai di tingkat provinsi.

Penulis: Ardhi