Lintaskabar.id, Sidrap — Pemkab Sidrap di bawah Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nur Kanaah mendorong sektor pertanian hingga menunjukkan hasil positif. Petani di Salomallori, Kecamatan Duapitue, meraih pendapatan tinggi dari panen padi.
Hasil Panen Capai Rp 112 Juta
Petani mengelola lahan sekitar 2 hektare dan menghasilkan 135 karung atau 15.599 kg. Dengan harga gabah Rp 7.200 per kg, pendapatan kotor mencapai Rp 112.312.800.
Keuntungan Bersih Tinggi
Petani mengeluarkan biaya operasional Rp 19.589.043 dan memperoleh pendapatan bersih Rp 92.723.757. Selanjutnya, pemilik lahan dan penggarap membagi hasil sama rata, masing-masing Rp 46.361.878.
Penghasilan Rp 11 Juta per Bulan
Penggarap memperoleh rata-rata Rp 11.590.470 per bulan dalam satu musim tanam empat bulan.
“Ini adalah bukti bahwa bertani itu menjanjikan. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang tepat, pendapatan petani kita bisa bersaing, bahkan melebihi rata-rata gaji kantoran,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Dorong Ekonomi Daerah
Capaian ini menunjukkan keberhasilan program pertanian Syaharuddin dan Nur Kanaah. Pemerintah terus mendorong produktivitas dan menjaga harga gabah agar kesejahteraan petani merata. (Ar)







