Lintaskabar.id, Jakarta – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Ia mengambil langkah tersebut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam hingga terjadi trading halt.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Iman menyampaikan keputusan itu di Gedung BEI pada Jumat (30/1). Ia menegaskan pengunduran diri tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas situasi yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

“Sebagai direktur dan utama bursa efek indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama,” katanya.

Harap Pengunduran Diri Bantu Pulihkan Pasar Modal

Iman menilai langkah itu dapat membantu memulihkan kondisi pasar modal. Ia juga berharap pasar bergerak lebih baik setelah dirinya tidak lagi menjabat.

“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik saya,” bebernya.

BEI Siapkan Plt Hingga Dirut Definitif

Selain itu, Iman menjelaskan BEI akan mengisi kekosongan jabatan melalui penunjukan Pelaksana Tugas Sementara (Plt) sesuai mekanisme yang berlaku hingga ditetapkan direktur utama definitif.

“Sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita ya nanti akan ada sementara PLT yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kitasampai ditunjuk definitif direktur utama,” jelasnya.

Rekam Jejak Karier: Sekuritas, Pelabuhan, hingga Pertamina

Iman membangun kariernya dari industri pasar modal. Ia memulai pekerjaan sebagai Manager di PT Danareksa Sekuritas (1998–2003). Setelah itu, ia memegang posisi Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas (2003–2016).

Kemudian, ia berkiprah di BUMN kepelabuhanan sebagai Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) (2016–2018) dan Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (2018–2019). Ia juga pernah memimpin PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) sebagai Direktur Utama (2019–2020).

Sebelum menjabat Dirut BEI, ia menjabat Direktur Strategi, Portfolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) (2020–2022).

Pendidikan: Unpad dan Leeds University

Dari sisi pendidikan, Iman meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran (1995). Ia melanjutkan studi dan memperoleh Magister of Business Administration (MBA) Finance dari Leeds University Business School (1997). (Ir)