GOWA – Di tengah ketegangan hasil Pilkada Gowa 2024, calon bupati Amir Uskara bersama pasangannya, Irmawati Haeruddin, menunjukkan sikap tegas dan bijaksana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mereka menyerukan kepada para pendukungnya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan fokus mengawal hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial pada Kamis malam, Amir Uskara mengungkapkan bahwa timnya tengah mengambil langkah strategis untuk memastikan tidak ada manipulasi suara.

Ia menekankan pentingnya menjaga dokumen autentik hasil perhitungan suara.

“Kami meminta kepada seluruh tim dan relawan untuk menjaga kondusivitas. Kami tengah mengumpulkan dan memverifikasi formulir C1, karena data ini adalah kunci yang tak bisa diubah,” kata Amir Uskara dengan penuh keyakinan, diapit oleh Irmawati dan pimpinan tim suksesnya.

Amir juga mengingatkan para pendukungnya untuk tidak terjebak dalam provokasi yang dapat merusak citra perjuangan mereka.

“Jangan sampai ada tindakan yang merugikan langkah-langkah kita. Semua suara rakyat harus kita kawal agar tidak ada yang hilang atau bergeser,” tegasnya.

Pilkada Gowa 2024 menjadi sorotan dengan dua pasangan calon yang bersaing ketat: Amir Uskara-Irmawati Haeruddin (Aurama) dengan nomor urut 1 dan Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (Hati Damai) dengan nomor urut 2.

Setelah pencoblosan, hasil Pilkada mulai terlihat melalui penghitungan cepat (quick count) oleh sejumlah lembaga survei, sementara hasil resmi akan ditampilkan secara bertahap melalui real count oleh KPU.

Hingga berita ini diturunkan, suara yang telah masuk mencapai 98,9 persen, dan hasil lengkap dapat diakses melalui pilkada2024.kpu.go.id.

Dengan pesan yang penuh ketenangan dan komitmen untuk demokrasi, Amir Uskara-Irmawati Haeruddin memberikan contoh bagaimana pemimpin sejati harus bersikap di tengah persaingan politik.

“Mari kita kawal bersama, demi suara rakyat dan masa depan Gowa,”pungkasnya.**