MAKASSAR – Syarifudin Daeng Punna (SadAP) ikut memprotes terkait pergantian sejumlah RT/RW yang diduga dilakukan secara sepihak.
SadAP sapaan akrabnya menuturkan meminta kepada Walikota Makassar dua periode, Mohammad Ramdhan Pomanto untuk tidak panik mengenai kontestasi politik saat ini yang telah berlangsung.
“Kasian mereka (RT/RW yang dipecat, sudah banyak berbuat untuk Pak DP,” ucapnya singkat, Sabtu 21 September 2024.
Dirinya menyayangkan dugaan sikap Danny Pomanto yang semena-mena menerima masukan orang dekat untuk kemudian melakukan pemecatan jika tidak sejalan dengan apa yang diinginkan calon gubernur Sulsel tersebut.
“Terus apabila ada yang melapor ke Bapak, terus melakukan pemecatan kepada RT/RW yang tidak sejalan dengan Danny Pomanto,” imbuhnya.
Selama ini kata dia sangat mengangumi sosok figur Mohammad Ramdhan Pomanto namun atas insiden tersebut Danny Pomanto dianggap tidak pantas dalam memimpin masyarakat Sulsel nantinya.
“Tindakan-tindakan yang represif dalam menghadapi pilkada tidak akan pernah berhasil dan tidak pernah akan mendapatkan nilai yang positif, pasti akan negatif,” pungkasnya.**







