GOWA — Baru sepuluh hari setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Andi Amran Sulaiman langsung tancap gas dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Unggulan KKSS di Bissoloro, Kabupaten Gowa, pada Ahad (20/4).
Ketua Panitia Pembangunan, Muhammad Ramli Rahim (MRR), menyampaikan bahwa sekolah ini dirancang untuk mencetak kader unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Siswa akan dibekali kurikulum internasional serta penguasaan tiga bahasa asing: Arab, Inggris, dan Mandarin. Selain itu, pendidikan agama akan diajarkan oleh lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi agama ternama di dunia.
Menteri Pertanian RI itu juga menekankan pentingnya pembentukan karakter disiplin bagi para siswa. Untuk itu, pelatihan mental dan fisik akan melibatkan unsur militer.
“Siswa di sini harus tahan banting, karena berlian lahir dari tekanan tinggi. Harapannya, mereka akan memiliki otak Jerman dan hati Mekah,” ujar MRR, mengutip arahan Andi Amran.
MRR menambahkan, pembangunan sekolah ini menjadi tonggak sejarah bagi KKSS karena untuk pertama kalinya pengurus pusat membangun lembaga pendidikan sendiri. Hal itu, katanya, tak lepas dari visi besar Andi Amran Sulaiman.
“Beliau ingin meninggalkan warisan nyata. Bahkan sebelum pengurus resmi dibentuk dan dilantik, peletakan batu pertama sudah dilakukan,” jelas MRR.
Sekolah Unggulan KKSS nantinya akan menerapkan kurikulum Cambridge seperti yang digunakan di beberapa sekolah elite di Dubai.
Diharapkan, lulusan sekolah ini memiliki kemampuan multi bahasa dan keterampilan yang sesuai minat masing-masing, sehingga mampu bersaing secara global.
Lebih lanjut, MRR menyebut pembangunan sekolah ini dibiayai secara swadaya oleh para pengurus KKSS melalui sistem saham. Saat ini, dana yang sudah terkumpul mencapai Rp3,5 miliar dari total kebutuhan Rp6 miliar.
Targetnya, pembangunan rampung dalam enam bulan ke depan dan diresmikan sebelum 20 November 2025.
“Sekolah ini diperuntukkan untuk jenjang SMA, dan yang lebih membanggakan, akan digratiskan bagi para siswanya,” tegas MRR.
Acara groundbreaking tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Sulsel, Bupati Gowa, Wali Kota Makassar, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Penulis: Ardhi







