PINRANG– Kehangatan dan antusiasme masyarakat Pinrang terpancar saat menyambut kedatangan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, pada Minggu (16/11/2024).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Teriakan “Ewako Sikampong” bergema di udara, menandai dukungan solid masyarakat terhadap Azhar, putra daerah yang siap berjuang dalam Pilkada Sulsel.

Kunjungan ini menjadi momen spesial setelah Azhar menjadi sorotan publik akibat sindiran viral dari Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS), yang menyebut Azhar hanya mengaku-ngaku sebagai warga Pinrang.

Namun, alih-alih melemahkan, sindiran tersebut justru memperkuat tekad masyarakat Pinrang untuk bersatu mendukung satu-satunya calon yang berasal dari daerah mereka.

Di acara kampanye terbatas yang berlangsung di Lerang-lerang, tokoh-tokoh masyarakat, partai politik pendukung, serta mantan rival politik hadir bersama untuk mendukung pasangan calon “Save Sulsel”, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DIA).

Andi Pallawagau Karrang, Ketua Tim Pemenangan DIA, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat Pinrang semakin solid.

“Sindiran tersebut kami balas dengan terima kasih.Ini adalah wujud kepribadian orang Pinrang, yang tidak akan terpecah hanya karena cercaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu melawan penyalahgunaan narkotika dan penyakit masyarakat lainnya yang mengancam generasi muda.

Tokoh adat sekaligus Anggota DPRD Pinrang, Andi Pallawagau, mengingatkan pentingnya menjaga adat dan budaya yang menjadi identitas daerah.

“Pinrang harus diselamatkan dari narkoba dan sobis. Pemerintahan, budaya, dan agama harus diperkuat untuk kesejahteraan masyarakat.”

Sarniati, Ketua Emak-emak DIA, menambahkan bahwa Azhar sudah lama berkontribusi bagi Pinrang, sejak masa mahasiswa hingga menjadi legislator Sulsel.

“Kami tidak hanya mendengar janji, tapi melihat bukti. Azhar adalah putra daerah yang akan terus memperjuangkan kesejahteraan kita.”

Azhar Arsyad sendiri menegaskan komitmennya bersama Danny Pomanto untuk membawa perubahan nyata.

“De Upakasiriki (Saya tidak akan mengecewakan). Jika diberi amanah, kami siap meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti yang telah dibuktikan di Makassar di bawah kepemimpinan Danny, di mana PAD kota meningkat pesat,” ungkap Azhar.

Azhar juga menyerukan pentingnya bersatu dalam memberantas peredaran narkotika yang kian meresahkan.

“Narkoba adalah ancaman luar biasa yang bisa merusak masa depan kita. Kita harus berjuang bersama melawan ini agar pembangunan dan perekonomian kita tidak hancur,”tutupnya.**

 

Kehadiran Azhar di kampung halamannya bukan hanya membawa harapan, tetapi juga mempererat solidaritas masyarakat Pinrang untuk menghadapi tantangan bersama.