Lintaskabar.id, Makassar — Perguruan tinggi terus mendorong penguatan talenta digital nasional. Di tengah kebutuhan SDM unggul di bidang teknologi, kampus memberi apresiasi untuk melahirkan inovator berdaya saing global.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam konteks ini, Universitas Hasanuddin memberikan golden ticket kepada Rehan, siswa SMA Negeri 8 Pinrang, atas capaian internasionalnya yang mendapat pengakuan dari NASA.

Rehan Raih Pengakuan NASA

Sebelumnya, Rehan menemukan celah dalam sistem keamanan NASA. Temuan itu membawanya masuk Hall of Fame (HoF) dan memperoleh surat pengakuan resmi atas kontribusinya dalam mendeteksi kerentanan sistem.

Unhas Berikan Akses Kuliah Tanpa Tes

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menyerahkan langsung golden ticket, didampingi Wakil Rektor Muhammad Ruslin.

Melalui skema ini, Unhas memberi akses kepada Rehan untuk kuliah di Teknik Informatika tanpa tes pada tahun akademik 2026/2027. Langkah ini menegaskan dukungan kampus terhadap talenta berprestasi.

Unhas Perkuat Komitmen Pengembangan Talenta

Jamaluddin Jompa menegaskan kebijakan ini sebagai komitmen jangka panjang dalam mengembangkan potensi mahasiswa.

“Penghargaan ini bukan sekedar bentuk apresiasi, tetapi juga investasi bagi masa depan bangsa. Kami ingin memastikan talenta seperti Rehan mendapatkan ruang untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi,” jelas Prof. JJ.

Ia juga memastikan Unhas membuka peluang seperti double degree dan kolaborasi internasional.

“Ini bukan yang terakhir. Unhas akan terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda. Anak-anak Indonesia memiliki mimpi besar, dan kami percaya mereka mampu menjadi pelopor di bidang informatika maupun bidang lainnya, serta mampu bersaing dengan negara lain,” tambahnya.

Rehan Ajak Generasi Muda Terus Berkembang

Rehan menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus belajar.

“Saya berterima kasih atas kesempatan ini. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus belajar dan berkembang,” jelas Rehan.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengembangkan potensi meski ada keterbatasan.

“Untuk teman-teman, jika memiliki bakat, teruslah dikembangkan. Jangan pesimis hanya karena keterbatasan, termasuk faktor ekonomi,” tambah Rehan.

Unhas Dorong Talenta Digital Indonesia

Langkah ini menegaskan peran Universitas Hasanuddin dalam membangun pendidikan berbasis prestasi. Inisiatif ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak talenta digital menuju Indonesia Emas 2045. (Ag)