MAKASSAR– Klaim tim pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulsel nomor urut 01, Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DIA), yang menyebut banjir di Makassar bukan disebabkan oleh tata ruang pendahulu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Danny, mendapat balasan pedas dari tim paslon nomor urut 02, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati).

Muhammad Ramli Rahim (MRR), juru bicara Andalan Hati, menyebut bahwa bantahan tersebut hanya upaya untuk menghindar dari kesalahan.

MRR mengingatkan bahwa dalam debat Pilgub Sulsel, Danny dengan jelas menyalahkan tata ruang pendahulunya sebagai penyebab banjir yang kerap melanda Makassar.

“Jelas sekali Danny bilang ‘itu kesalahan tata ruang pendahulu saya.’ Pernyataan ini terang-terangan disampaikan dalam debat,” tegas MRR, baru-baru ini.

Komentar tersebut muncul setelah juru bicara DIA, Asri Tadda, membantah bahwa Danny pernah menyalahkan pendahulunya. Namun, MRR menegaskan bukti pernyataan itu sangat jelas.

“Sudahlah, jangan sampai jubir DIA juga ikut-ikutan balle-balle (berbohong),” ujar MRR dengan tajam.

Pernyataan Danny sebelumnya memang menuai sorotan luas, terutama dari mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, yang merasa tersinggung oleh tudingan tersebut.

Banjir di Makassar tampaknya tak hanya jadi masalah lingkungan, tetapi juga isu panas dalam perebutan kursi gubernur Sulsel!.**