MAKASSAR — Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026–2030.
Beliau menjadi calon pertama yang mengajukan diri, dengan proses pendaftaran yang berlangsung pada Senin (11/8) pukul 11.00 WITA di Lantai 4, Ruang Rapat A, Gedung Rektorat Unhas.
Prof. Jamaluddin menyatakan bahwa kehadirannya kali ini bukan sebagai rektor yang sedang menjabat, melainkan sebagai pendaftar bakal calon rektor. Ia menegaskan bahwa momen ini merupakan awal dari langkahnya untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi Unhas di masa depan.
“Saya dengan sepenuh hati mencalonkan diri lagi karena masih banyak hal yang perlu kita capai bersama untuk kemajuan Unhas,” ungkap Prof. JJ.
Menurutnya, pada periode sebelumnya Unhas telah berhasil mengimplementasikan berbagai strategi yang terbukti meningkatkan kinerja dan mencapai sejumlah target penting. Keberhasilan ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.
“Pada periode selanjutnya, saya bertekad untuk mendorong pencapaian yang lebih tinggi lagi. Budaya akademik yang telah kita bangun selama ini akan terus kita kembangkan, agar Unhas siap bersaing di tingkat global dan menuju predikat World Class University,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Dalam kertas kerjanya, Prof. Jamaluddin Jompa memaparkan visi dan misi baru Unhas yang didukung oleh delapan rencana kinerja utama dan delapan upaya strategis sebagai langkah konkret menuju pencapaian tersebut.
Proses pengumpulan berkas dilakukan langsung oleh Prof. JJ, yang datang bersama keluarga dan rekan sejawatnya. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai dukungan pribadi, tetapi juga sebagai wujud dukungan terhadap proses pendaftarannya.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unhas Periode 2026–2030, Prof. Dr. drg. Hasanuddin Tahir, MS., Sp.Perio(K), menerima berkas pendaftaran yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kelengkapan berkas oleh Tim Panitia. Berkas pendaftaran Prof. JJ dinyatakan lengkap dan akan segera diverifikasi lebih lanjut oleh Panitia Pemilihan Rektor.
Penulis: Anugrah







