MAKASSAR —Langkah tegas diambil oleh Komisi D DPRD Kota Makassar dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah untuk memastikan kelayakan fasilitas sanitasi, Kamis (09/1).
Fokus utama adalah kondisi toilet yang dinilai krusial untuk mendukung kesehatan siswa.
Dipimpin Ketua Komisi D, Ari Ashari Ilham, sidak dilakukan di dua sekolah, yakni SD Mangkura di Jl. Bontolempangan dan SD Maccini di Jl. Kerung-Kerung.
Langkah ini diambil menyusul insiden seorang siswa yang menderita gagal ginjal akibat kebiasaan menahan buang air kecil, lantaran fasilitas toilet sekolah yang tidak memadai.
“Kebersihan toilet adalah salah satu indikator utama lingkungan belajar yang sehat. Kami prihatin dengan kasus ini dan akan memastikan sekolah-sekolah di Makassar memiliki fasilitas yang layak,” ujar Ari saat sidak.
Dalam inspeksi tersebut, Ari menegaskan bahwa kepala sekolah yang abai terhadap kebersihan fasilitas pendidikan akan dikenai sanksi tegas, hingga rekomendasi pencopotan jabatan.
“Kami tidak ingin ada lagi siswa yang menderita akibat kelalaian seperti ini. Jika kepala sekolah tidak serius menangani kebersihan, kami akan rekomendasikan ke Wali Kota untuk mengganti mereka,” ungkapnya.
Selain meninjau langsung kondisi fasilitas, tim DPRD juga berdialog dengan pihak sekolah, guru, dan siswa.
Masukan ini akan dijadikan dasar rekomendasi kepada Pemerintah Kota Makassar terkait prioritas anggaran dan program peningkatan fasilitas pendidikan.
Melalui sidak ini, DPRD berharap pemerintah lebih serius menangani persoalan sanitasi di sekolah, demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mendukung kesejahteraan siswa.
Langkah proaktif Komisi D ini menjadi sorotan, sekaligus bentuk nyata keberpihakan pada kebutuhan mendasar siswa dalam dunia pendidikan.
Penulis: Ardhi







