Lintaskabar.id, Makassar – Andi Amran Sulaiman kembali dipercaya memimpin Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Sidang Pleno Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (2/5/2026) sore.
Kesepakatan Bulat dalam Sidang Pleno
Selanjutnya, pimpinan sidang Rahman Pina mengesahkan keputusan setelah seluruh peserta menyatakan persetujuan tanpa penolakan. Dukungan mengalir dari berbagai unsur, mulai dari pengurus wilayah, daerah, fakultas, program pascasarjana, hingga perwakilan alumni luar negeri.
“Menetapkan Dr. Andi Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Universitas Hasanuddin periode 2026–2030,” ujar Rahman, yang langsung disambut seruan setuju dari ratusan peserta.
Cerminan Kepercayaan Alumni
Selain itu, terpilihnya kembali Amran mencerminkan tingginya kepercayaan alumni terhadap kinerja dan visi kepemimpinannya. Selama periode sebelumnya, ia dinilai mampu memperluas jejaring global IKA Unhas sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan nasional, khususnya di sektor pangan dan hilirisasi.
Setelah penetapan, sidang sempat diskors untuk menghadirkan langsung Amran di tengah forum sebagai ketua umum terpilih.
Harapan Perkuat Soliditas dan Peran Strategis
Dengan demikian, kepemimpinan Amran diharapkan semakin memperkuat soliditas alumni dalam mendukung almamater menuju universitas berkelas dunia. Di sisi lain, IKA Unhas juga diharapkan terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Akhirnya, keputusan aklamasi ini menutup rangkaian utama Mubes IKA Unhas 2026 dengan semangat persatuan yang kian menguat di kalangan alumni “Ayam Jantan dari Timur”.
Dukungan 84,5 Persen Perkuat Posisi
Sebelumnya, Ketua Panitia Mubes IKA Unhas, Muhammad Ramli Rahim, mengungkapkan mayoritas peserta menginginkan Amran kembali memimpin. Bahkan, dukungan tersebut mencapai 84,5 persen dari total delegasi yang hadir.
Dalam laporannya, Ramli menyebut seluruh 16 IKA fakultas berpartisipasi dengan total 291 peserta. Sementara itu, dari 27 wilayah, sebanyak 25 wilayah hadir dengan 75 peserta. Adapun dari 44 daerah, tercatat 30 daerah ikut serta, serta seluruh 48 departemen juga berpartisipasi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sesuai AD/ART, calon ketua umum harus diusulkan minimal oleh 20 persen pemilik suara. Namun, Amran melampaui syarat tersebut dengan dukungan mayoritas: 15 fakultas, 23 wilayah, dan 22 daerah.
Oleh karena itu, akumulasi dukungan sebesar 84,5 persen semakin mengukuhkan posisi Andi Amran Sulaiman hingga akhirnya ditetapkan secara aklamasi. (Ar)







