Lintaskabar.id, Makassar – Universitas Bosowa (Unibos) resmi memasuki fase kepemimpinan baru setelah akademisi senior Batara Surya menerima amanah sebagai rektor untuk masa jabatan 2026–2031.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Balai Sidang “45” kampus Unibos. Momentum ini menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu mempercepat transformasi Unibos menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.
Pelantikan Diawali Pemutaran Capaian Institusi
Panitia membuka acara dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas Bosowa. Selanjutnya, panitia memutar video capaian institusi selama periode 2022–2026.
Melalui tayangan itu, Unibos menunjukkan berbagai perkembangan signifikan, mulai dari peningkatan kualitas akademik, penguatan sumber daya manusia, hingga perluasan jaringan kerja sama dengan berbagai institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Yayasan Tegaskan Kepercayaan kepada Kepemimpinan Baru
Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Pada kesempatan itu, yayasan menegaskan kepercayaan terhadap kepemimpinan baru di lingkungan Unibos.
Setelah itu, panitia melanjutkan prosesi dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas. Panitia juga memasangkan kalung rektor sebagai simbol tanggung jawab moral dan komitmen untuk memajukan dunia pendidikan tinggi.
Tokoh Penting Hadiri Pelantikan Rektor Unibos
Sejumlah tokoh penting menghadiri pelantikan tersebut. Mereka antara lain pendiri Bosowa Aksa Mahmud, CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Rektor Universitas Hasanuddin Jamaluddin Jompa juga hadir bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi, mitra strategis, dan tokoh masyarakat.
Prof Batara Targetkan Penguatan Riset dan Kerja Sama Global
Dalam pidato perdananya, Prof. Batara menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Universitas Bosowa sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
“Saya akan menargetkan penguatan kualitas riset, peningkatan akreditasi institusi, serta perluasan kerja sama global guna memastikan lulusan Unibos mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Unibos Dorong Adaptasi Teknologi dan Kebutuhan Industri
Selain itu, Prof. Batara juga menyoroti pentingnya adaptasi perguruan tinggi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Menurutnya, Universitas Bosowa perlu mengembangkan kurikulum berbasis kebutuhan pasar kerja, mengintegrasikan teknologi informasi dalam proses pembelajaran, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor industri. Langkah itu menjadi kunci untuk memperkuat posisi Universitas Bosowa sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi strategis di kawasan Indonesia Timur.
Pelantikan Jadi Momentum Akselerasi Menuju 2031
Pelantikan rektor baru ini juga menjadi momentum bagi sivitas akademika Universitas Bosowa untuk melanjutkan fase akselerasi pembangunan kampus menuju 2031.
Dengan fondasi capaian yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir, kepemimpinan Prof. Batara diharapkan mampu membawa Unibos melompat lebih jauh dan memperkuat reputasinya di kancah pendidikan tinggi nasional. (Ag)







