SULSEL — Pimpinan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) siap menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) UIN Alauddin Makassar terkait dengan permasalahan pendidikan, Jumat (2/5).
Aspirasi ini disampaikan dalam aksi unjuk rasa yang digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di gedung DPRD Sulsel, Kota Makassar.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, mengatakan bahwa aspirasi mahasiswa mengenai rehabilitasi sekolah dan tunjangan guru PPPK di Sinjai akan segera dibahas bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.
“Terkait permintaan mahasiswa mengenai rehabilitasi sekolah, dalam waktu dekat kami akan mengundang instansi terkait. Terutama karena ini adalah kewenangan pemerintah daerah,” kata Cicu dalam audiensi dengan aktivis HMI.
Cicu menambahkan bahwa permintaan untuk perbaikan fasilitas sekolah, seperti ruang belajar dan toilet, sudah sering disampaikan oleh masyarakat dalam reses yang dilakukan oleh anggota dewan.
“Hasil reses kami telah disampaikan kepada pemerintah provinsi, khususnya kepada Gubernur, untuk dimasukkan dalam program APBD,” lanjut Cicu.
“Insya Allah, tahun ini akan ada renovasi besar-besaran untuk sekolah-sekolah SMA dan SMK. Jika tidak salah, sekitar 700 sekolah di Sulsel akan direhabilitasi,” ungkap Cicu.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo, memastikan bahwa aspirasi aktivis HMI mengenai tunjangan PPPK guru akan segera disampaikan kepada Disdik Sulsel.
“Saya berjanji akan segera berkomunikasi dengan dinas pendidikan pada hari Senin terkait masalah SMA 9 Sinjai,” kata Fauzi Andi Wawo, yang disambut aplaus oleh kader HMI.
Mengenai isu kebebasan berpendapat dan UKT/BKT yang disuarakan oleh HMI UIN Alauddin, Fauzi Wawo menyatakan bahwa hal tersebut bukan menjadi kewenangan DPRD Sulsel, sehingga instansi terkait perlu dilibatkan.
“Kami akan mencoba untuk memfasilitasi komunikasi dengan Kanwil Kemenag Sulsel, berharap mereka bisa membantu menjembatani masalah ini. Karena memang bukan kewenangan kami di DPRD Sulsel,” jelas Fauzi.
Fauzi menegaskan bahwa semua aspirasi masyarakat yang masuk ke DPRD Sulsel akan ditindaklanjuti, selama itu berkaitan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel atau pemerintah kabupaten/kota.
Meski begitu, Fauzi mengapresiasi HMI UIN Alauddin yang telah menyampaikan aspirasinya secara tertib. Ia berjanji akan menyampaikan suara mahasiswa yang berkaitan dengan pemerintah pusat.
“Hari ini kami menerima tiga gelombang unjuk rasa. Insya Allah, kami akan kirimkan aspirasi teman-teman ini ke DPR RI,” tandas Fauzi.
Penulis: Ardhi







