SULSEL—Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengerahkan tim sosialisasi ke berbagai daerah.
Tim yang terdiri dari 10 akademisi ini bertugas menyebarluaskan informasi terkait jalur penerimaan mahasiswa, kebijakan afirmasi, serta berbagai beasiswa yang tersedia.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menekankan pentingnya pendekatan langsung dalam memperkenalkan peluang pendidikan tinggi kepada calon mahasiswa.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh informasi mengenai pendaftaran, program studi, dan fasilitas kampus dapat tersampaikan secara jelas dan merata,” ujarnya.
Ketua Tim Sosialisasi, Dr. H. Kaswad, M.Ag., mengungkapkan bahwa dalam tiga hari terakhir, tim telah mengunjungi 16 titik di Kota Parepare dan Kabupaten Sidrap. Sekolah yang menjadi sasaran sosialisasi mencakup Madrasah Aliyah (MA) Negeri, MA Swasta, serta SMA dan SMK.
Selama kunjungan, tim memberikan informasi tentang kuota penerimaan, pilihan program studi, serta kebijakan afirmasi yang mendukung calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan berprestasi.
“Kami ingin menjembatani informasi ini agar calon mahasiswa memiliki pemahaman yang jelas tentang peluang dan fasilitas yang disediakan oleh UIN Alauddin,” jelas Dr. Kaswad.
Respons positif datang dari berbagai pihak, termasuk kepala sekolah, Kementerian Agama setempat, dan para siswa.
Sosialisasi ini dinilai sebagai bentuk kepedulian UIN Alauddin dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di daerah.
Selain membahas penerimaan mahasiswa, tim juga mensosialisasikan kebijakan baru dari Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., mengenai implementasi Kurikulum Cinta.
Kebijakan ini bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih menghargai perbedaan, memperkuat toleransi, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
“Dengan sosialisasi ini, kami berharap jumlah pendaftar meningkat, tidak hanya dari segi kuantitas tetapi juga kualitas akademiknya. Selain itu, kebijakan integrasi keilmuan yang diterapkan di UIN Alauddin diharapkan semakin dikenal luas dan menarik lebih banyak calon mahasiswa,” tambah Dr. Kaswad.
Kegiatan ini mencakup kunjungan ke berbagai sekolah, di antaranya MAN 1 dan MAN 2 Parepare, SMA Negeri Parepare, serta Pondok Pesantren Ujung Lare dan Lilbanat.
Di Kabupaten Sidrap, tim mendatangi Pondok Pesantren As Salman, MAN Sidrap, serta Madrasah Aliyah YMPI di Rappang. Beberapa madrasah aliyah juga dikumpulkan dalam satu lokasi guna meningkatkan efektivitas penyampaian informasi.
Anggota Tim Sosialisasi UIN Alauddin Makassar:
- Dr. H. Kaswad, M.Ag. – Ketua Tim, Kabiro AKK
- Dr. H. Rahman Ambo Masse – Wadek Akademik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
- Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag., M.Hi. – Ketua Prodi Hukum Tata Negara
- Dr. Sakaruddi, S.Sos., M.Si. – Ketua Prodi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah & Komunikasi
- Dr. H. Muhammad Ali, M.Ag. – Ketua Prodi Akidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
- Ilhamsyah, S.Kep., M.Kep.Ners – Ketua Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
- Eka Damayanti, S.Psi., M.A. – Ketua Prodi PGMI, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
- Mustikasari, S.Kom., M.Kom. – Ketua Prodi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi
- Dr. Moh. Sustrisno, M.Sc. – Ketua Prodi Teknik Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi
- Eka Suhartini, S.E., M.M. – Ketua Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Penulis: Anugrah







