SULSEL—Sektor peternakan memiliki peran penting dalam mendukung program swasembada pangan. Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, menegaskan perlunya peningkatan produksi peternakan guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikannya saat mengunjungi Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel di Jalan Veteran Selatan, Kota Makassar, pada Kamis kemarin.
Dalam kunjungannya, Prof. Fadjry meninjau berbagai layanan dan fasilitas kerja serta berdialog langsung dengan para pegawai.
“Sektor peternakan berperan sentral dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu fokus Presiden,” ujarnya.
Di tengah keterbatasan anggaran, ia mendorong pegawai Dinas Peternakan untuk tetap bekerja maksimal dalam mencapai target.
“Kita ingin Sulawesi Selatan menjadi yang terdepan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam bekerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking, memaparkan perkembangan sektor peternakan di Sulawesi Selatan.
Saat ini, ada 10 komoditas peternakan utama yang menjadi tanggung jawab dinas, dengan beberapa menempati peringkat nasional.
Berikut data populasi ternak di Sulsel:
Sapi potong: 775.493 ekor (peringkat 3 nasional)
Sapi perah: 710 ekor (peringkat 6 nasional)
Kerbau: 54.362 ekor (peringkat 2 nasional)
Kuda: 19.630 ekor (peringkat 2 nasional)
Babi: 315.237 ekor (peringkat 6 nasional)
Kambing: 176.025 ekor (peringkat 12 nasional)
Ayam petelur: 7.457.801 ekor (peringkat 3 nasional)
Ayam pedaging: 12.522.953 ekor (peringkat 4 nasional)
Ayam kampung: 2.840.114 ekor (peringkat 6 nasional)
Itik: 2.775.727 ekor (peringkat 4 nasional)
Dengan capaian tersebut, Prof. Fadjry berharap sektor peternakan di Sulsel terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Pj Gubernur. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan sektor peternakan Sulsel,” ujar Nurlina.
Penulis: Anugrah







